DKPPP Jember Layani 60 Ekor Ternak Melalui Yankeswandu di Desa Silo, Dorong Produktivitas Peternak
- 22 Juli 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
DKPPP Jember Layani 60 Ekor Ternak Melalui Yankeswandu di Desa Silo, Dorong Produktivitas Peternak
Jember โ Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak melalui kegiatan Yankeswandu (Pelayanan Kesehatan Hewan Terpadu) yang dilaksanakan pada Selasa 21 Juli 2026 di Desa Silo, Kecamatan Silo.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini melibatkan Tim Kesehatan Hewan (Keswan) bersama Tim Puskeswan Silo. Pelayanan yang diberikan mencakup pemberian injeksi vitamin, pembagian obat cacing, Vitamin B-Complex Bolus, premix, serta pemeriksaan kebuntingan ternak.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 60 ekor ternak milik 30 peternak berhasil mendapatkan pelayanan kesehatan secara terpadu. Selain pelayanan medis, tim juga memberikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada para peternak mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan dan pengelolaan reproduksi ternak sebagai upaya meningkatkan produktivitas usaha peternakan.
Mewakili DKPPP Kabupaten Jember, drh. Upakarti menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan hewan secara rutin merupakan langkah strategis untuk menjaga kondisi ternak tetap sehat sekaligus mencegah munculnya penyakit yang dapat menurunkan produktivitas.
โMelalui kegiatan Yankeswandu, kami ingin memastikan ternak masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal. Selain pemeriksaan dan pengobatan, edukasi kepada peternak juga menjadi bagian penting agar mereka semakin memahami pentingnya pencegahan penyakit serta pengelolaan reproduksi ternak. Dengan ternak yang sehat, diharapkan produktivitas dan kesejahteraan peternak juga terus meningkat,โ ujar drh. Upakarti.
DKPPP Kabupaten Jember akan terus mengintensifkan pelayanan kesehatan hewan di berbagai wilayah sebagai bentuk pendampingan kepada peternak. Langkah ini diharapkan mampu mendukung peningkatan populasi ternak yang sehat, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak.(div)