logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

20 Akseptor Terlayani KB Gratis di TPMB Fitri Nur Diana dalam Momentum WCD

  • 25 September 2026
  • Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
20-akseptor-terlayani-kb-gratis-di-tpmb-fitri-nur-diana-dalam-momentum-wcd-20260925

20 Akseptor Terlayani KB Gratis di TPMB Fitri Nur Diana dalam Momentum WCD

JEMBER, 24 SEPTEMBER 2026 – Pelayanan KB gratis dalam rangka World Contraception Day (WCD) atau Hari Kontrasepsi Sedunia terus berlangsung di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan dan Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) di Kabupaten Jember.

Pelayanan yang dilaksanakan sejak 7 September hingga 7 Oktober 2026 tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kontrasepsi. Di Kabupaten Jember, pelayanan dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) dengan melibatkan fasilitas pelayanan kesehatan dan TPMB di 31 kecamatan.

Salah satunya berlangsung di TPMB Fitri Nur Diana, Kecamatan Sukorambi. Pada hari Kamis, 24 September 2026, tercatat sebanyak 20 akseptor telah mendapatkan pelayanan KB gratis di TPMB tersebut.

Bidan Fitri Nur Diana mengatakan pelayanan yang dilaksanakan dalam rangka WCD berjalan dengan lancar. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap pelayanan KB.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini lancar. Tadi ada 20 akseptor yang sudah terlayani KB gratis. Harapannya ke depan akan ada banyak acara seperti ini lagi, pemasangan KB gratis,” ujar Bidan Fitri.

Menurutnya, pelayanan kontrasepsi, khususnya metode jangka panjang, tidak hanya berkaitan dengan pilihan untuk menunda atau mengatur kehamilan. Program tersebut juga memiliki kaitan dengan upaya pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga.

“Dengan adanya pemasangan KB jangka panjang ini, program ini ikut membantu pengendalian penduduk, juga membantu menurunkan angka stunting, AKI, dan AKB,” lanjutnya.

Pelayanan KB menjadi salah satu bagian dalam perencanaan keluarga karena membantu pasangan mengatur kehamilan dan jarak kelahiran sesuai dengan kondisi serta kesiapan keluarga. Perencanaan tersebut diharapkan dapat mendukung keluarga dalam mempersiapkan kesehatan ibu dan anak sekaligus kebutuhan keluarga secara lebih baik.

Dalam konteks pembangunan kesehatan, perencanaan keluarga juga berkaitan dengan berbagai upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Karena itu, pelayanan KB menjadi salah satu bagian yang mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta membantu pencegahan stunting.

Kegiatan WCD sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan bahwa pelayanan kontrasepsi dapat diakses masyarakat melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan TPMB yang berada lebih dekat dengan lingkungan mereka.

Masyarakat Jember yang ingin mendapatkan pelayanan KB gratis tidak perlu bingung mencari akses. Warga dapat langsung menghubungi fasilitas kesehatan terdekat atau Tempat Praktik Mandiri Bidan untuk memperoleh informasi mengenai pelayanan yang tersedia. Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi Penyuluh KB di kecamatan masing-masing.

Pelayanan dalam rangka WCD ini masih berlangsung sampai 7 Oktober 2026 dan diberikan secara gratis. Dengan adanya akses tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi sekaligus mendapatkan pelayanan kontrasepsi sesuai kebutuhan.

Keterlibatan TPMB seperti TPMB Fitri Nur Diana menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan KB kepada masyarakat. Dengan layanan yang tersedia di berbagai wilayah, masyarakat diharapkan semakin mudah mendapatkan informasi dan pelayanan tanpa harus menghadapi hambatan akses.

Pada akhirnya, pelayanan KB bukan hanya mengenai penggunaan alat kontrasepsi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang mampu merencanakan kehidupan dengan lebih baik. Melalui perencanaan keluarga, pemerintah berharap upaya pengendalian penduduk, peningkatan kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, serta peningkatan kesejahteraan keluarga dapat berjalan secara beriringan.nay

 

Galeri Foto