35 Hari Mengabdi, 50 Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Cinta V Resmi Ditarik dari Sukorambi
- 23 Agustus 2026
- Dibaca 233 Kali
Bagikan Via:
35 Hari Mengabdi, 50 Mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Cinta V Resmi Ditarik dari Sukorambi
JEMBER, 23 AGUSTUS 2026 – Sekitar 50 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Cinta V resmi ditarik dari Kecamatan Sukorambi setelah menjalani pengabdian selama kurang lebih 35 hari. Penutupan sekaligus penarikan mahasiswa dilaksanakan di Kecamatan Sukorambi, Minggu, 23 Agustus 2026.
Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Jember tersebut sebelumnya ditempatkan di sejumlah desa di Kecamatan Sukorambi. Selama pelaksanaan KKN, mereka berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan serta pengembangan potensi lokal.
Camat Sukorambi Musyaffa, S.HI., M.M., menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama berada di wilayahnya. Ia berharap pengalaman selama KKN menjadi bekal akademik sekaligus pembelajaran sosial bagi para mahasiswa.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kontribusi seluruh mahasiswa selama melaksanakan KKN di Kecamatan Sukorambi. Semoga kegiatan yang telah dilakukan memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa," ujar Musyaffa.
Menurutnya, penarikan mahasiswa tidak berarti berakhirnya nilai dan manfaat dari program yang telah dijalankan. Gagasan serta kegiatan yang dinilai positif diharapkan dapat dilanjutkan oleh pemerintah desa bersama masyarakat.
Perwakilan mahasiswa KKN, Via, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Sukorambi, pemerintah desa, dan masyarakat yang telah menerima serta mendukung seluruh rangkaian kegiatan.
"Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan dukungan selama berada di Sukorambi. Banyak pengalaman dan pembelajaran yang kami dapatkan dari masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat dan meninggalkan hal positif," ujar Via.
Penutupan KKN sekaligus menjadi momentum evaluasi atas pelaksanaan program pengabdian. Kolaborasi mahasiswa dengan pemerintah desa dan masyarakat diharapkan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir, tetapi dapat menjadi awal bagi kerja sama dan gagasan baru.
Pelaksanaan KKN Kolaboratif Desa Cinta V sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., atau Gus Fawait, dalam memperkuat sinergi pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat untuk mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan. (hus)