Respons Cepat 'Wadul Gus’e', Pemcam Sumberjambe Jemput Bola Rekam KTP-el Lansia Sebatang Kara
- 16 Juli 2026
- Dibaca 204 Kali
Bagikan Via:
Respons Cepat 'Wadul Gus’e', Pemcam Sumberjambe Jemput Bola Rekam KTP-el Lansia Sebatang Kara
JEMBER, 16 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, bergerak cepat merespons aduan masyarakat yang masuk melalui kanal 'Wadul Gus’e'. Tim gabungan langsung turun ke lapangan untuk melakukan pelayanan jemput bola perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) bagi seorang lansia sebatang kara di Dusun Sumberkokap Timur, Desa Jambearum, Kamis 16 Juli 2026.
Aduan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Mardiah. Ia menginformasikan bahwa neneknya yang kini tinggal sendiri setelah ditinggal wafat suaminya, belum memiliki KTP-el. Kondisi fisik dan faktor usia yang senja membuat sang nenek tidak memungkinkan untuk datang langsung ke kantor kecamatan.
Menanggapi laporan tersebut, Sekretaris Kecamatan Sumberjambe, Lily Rismawati, memimpin langsung Tim Pelayanan Umum serta Tim Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) menuju lokasi. Dengan membawa peralatan lengkap, seluruh proses perekaman biometrik dilakukan di kediaman warga tanpa kendala berarti.
"Setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan administrasi kependudukan yang setara. Melalui jemput bola ini, kami memastikan kelompok rentan yang memiliki keterbatasan mobilitas tetap terpenuhi haknya secara mudah dan cepat," ujar Lily.
Lily menambahkan, keberadaan kanal pengaduan 'Wadul Gus’e' terbukti efektif menjadi jembatan komunikasi antara warga dan pihak birokrasi. Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan kanal tersebut jika menemukan kendala dalam pelayanan publik.
Pelayanan responsif ini merupakan salah satu implementasi nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Sinergi yang kuat antara jajaran kecamatan dan masyarakat diharapkan dapat terus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan layanan publik hingga ke tingkat desa.
Melalui aksi nyata ini, Pemkab Jember berharap pelayanan prima dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Ke depan, tidak boleh ada lagi warga yang terhambat mendapatkan dokumen kependudukan hanya karena kendala fisik maupun usia. (wd)