logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

40 KK di Tegal Gede Jember Terdampak Kekeringan, BPBD Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih

  • 27 Oktober 2026
  • Dibaca 108 Kali
Bagikan Via:
40-kk-di-tegal-gede-jember-terdampak-kekeringan-bpbd-distribusikan-5000-liter-air-bersih-20261028

40 KK di Tegal Gede Jember Terdampak Kekeringan, BPBD Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih

JEMBER, 27 OKTOBER 2026 – Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan. Kondisi tersebut membuat sumur warga mulai mengering dan kebutuhan air bersih semakin sulit dipenuhi.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan kembali mendistribusikan air bersih sebanyak 5.000 liter ke wilayah tersebut, Selasa 27 Oktober 2026.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Rezha Pratama Ensas Pahlevi, mengatakan distribusi air bersih dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan bantuan dari Kelurahan Tegal Gede.

“Sebanyak 40 KK terdampak kekeringan dan warga sangat membutuhkan bantuan air bersih. Kami melakukan pendampingan distribusi air bersih bersama Perumdam Tirta Pandalungan,” kata Rezha.

Menurut dia, kekeringan di wilayah tersebut telah dirasakan warga sejak Juli 2026. Sejumlah sumur milik warga mulai mengalami kekeringan dengan kedalaman sekitar 8 hingga 10 meter.

Sementara itu, sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam penanganan sementara, warga telah menyediakan satu unit tandon berkapasitas 5.000 liter milik Ketua RT. Tandon tersebut digunakan sebagai tempat penampungan air yang didistribusikan oleh petugas.

Rezha menjelaskan, TRC BPBD tiba di lokasi untuk melakukan koordinasi dengan perangkat lingkungan dan warga. Setelah itu, dilakukan pendampingan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter ke tandon yang telah tersedia.

Selain distribusi air, petugas juga memberikan edukasi kebencanaan kepada warga serta melakukan dokumentasi kegiatan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Distribusi tersebut merupakan bagian dari penanganan bencana kekeringan di Kabupaten Jember berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

“Untuk memenuhi kebutuhan warga selama kondisi kekeringan, rekomendasinya distribusi air bersih dilakukan sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali,” ujar Rezha.

BPBD juga merekomendasikan agar penanganan selanjutnya diteruskan kepada dinas terkait sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat ditangani secara berkelanjutan.

Dengan tersedianya tandon 5.000 liter milik warga, distribusi berikutnya diharapkan dapat dilakukan lebih efektif. BPBD bersama unsur RT/RW dan masyarakat akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan bantuan air bersih dapat diterima warga yang terdampak.

Dalam kegiatan tersebut, unsur yang terlibat antara lain BPBD Kabupaten Jember, perangkat RT/RW, serta warga setempat. Hingga kegiatan selesai, tidak terdapat kendala di lapangan. (tgh)

Galeri Foto