logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

40 KK di Tegal Gede Kesulitan Air Bersih, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter

  • 23 September 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
40-kk-di-tegal-gede-kesulitan-air-bersih-bpbd-jember-salurkan-5000-liter-20260924

40 KK di Tegal Gede Kesulitan Air Bersih, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter

JEMBER, 23 SEPTEMBER 2026 – Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember masih berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Di Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di RT 04/RW 07 mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat sejumlah sumur warga mulai mengering.

Kondisi tersebut mendapat penanganan melalui pendistribusian air bersih pada Rabu, 23 September 2026. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.

Pendistribusian tersebut merupakan kegiatan distribusi air bersih ke-17 di lokasi tersebut. Air bersih disalurkan ke tandon berkapasitas 5.000 liter milik warga yang telah disiapkan sebagai tempat penampungan.

Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi kekeringan mulai dirasakan warga sejak Juli 2026. Sejumlah sumur milik warga mengalami kekeringan dengan kedalaman sekitar 8 hingga 10 meter. Sementara itu, sumber mata air terdekat berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Jarak sumber air yang cukup jauh membuat warga membutuhkan bantuan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026. Selain itu, kegiatan dilakukan sebagai tindak lanjut surat permohonan bantuan distribusi air bersih dari Kelurahan Tegal Gede.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember menuju lokasi sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di lokasi, tim melakukan koordinasi bersama pihak terkait serta mendampingi proses distribusi air bersih yang dilakukan oleh DPRKPLH.

Selain memastikan proses distribusi berjalan lancar, TRC BPBD Jember juga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi dampak musim kemarau.

TRC BPBD Jember, Muhammad Faris Fadhil, mengatakan distribusi air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air akibat kondisi kekeringan.

Menurut Fadhil, ketersediaan tandon di lokasi menjadi salah satu faktor pendukung dalam proses distribusi sehingga air yang dikirim dapat langsung dimanfaatkan dan ditampung oleh warga.

“Distribusi air bersih ini merupakan upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan. Penyaluran dilakukan dengan memanfaatkan tandon yang sudah tersedia di lokasi,” ujar Fadhil.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 5.000 liter air bersih berhasil didistribusikan ke tandon milik warga. Proses pendistribusian berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.

Untuk penanganan lanjutan, direkomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara berkala sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali selama masyarakat masih mengalami kesulitan mendapatkan air.

Selain itu, masyarakat di lokasi tersebut telah memiliki satu unit tandon berkapasitas 5.000 liter yang dapat digunakan untuk menampung bantuan air bersih berikutnya.

Penanganan juga direkomendasikan untuk diteruskan kepada dinas terkait guna dilakukan langkah penanganan pascakejadian, terutama terkait ketersediaan sumber air bagi masyarakat dalam menghadapi musim kemarau.

Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Jember, unsur RT/RW, serta masyarakat setempat. (bob)

Galeri Foto