logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jelbuk

Kecamatan Jelbuk Bahas Rencana Penyerahan Hibah Ambulans dari Puskesmas kepada Desa

  • 07 November 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
kecamatan-jelbuk-bahas-rencana-penyerahan-hibah-ambulans-dari-puskesmas-kepada-desa-20261108

Kecamatan Jelbuk Bahas Rencana Penyerahan Hibah Ambulans dari Puskesmas kepada Desa

JEMBER, 07 NOVEMBER 2026 – Pemerintah Kecamatan Jelbuk menggelar rapat membahas rencana penyerahan hibah kendaraan ambulans dari Puskesmas kepada pemerintah desa. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kecamatan Jelbuk, Jumat, 06 November 2026, sebagai bagian dari persiapan proses pengalihan kendaraan sekaligus memastikan kesiapan administrasi dan pengelolaan ambulans setelah hibah diterima desa.

Dalam rapat disampaikan bahwa kondisi kendaraan ambulans saat ini dalam keadaan baik. Kendaraan tersebut telah menjalani servis dan pembayaran pajak sehingga secara teknis siap untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat. Namun, terkait pengemudi ambulans, hingga rapat berlangsung belum ada kepastian apakah pengemudi yang selama ini bertugas akan tetap melanjutkan tugas setelah kendaraan dialihkan kepada desa.

Untuk memenuhi kelengkapan administrasi hibah, pemerintah desa diminta menyiapkan sejumlah dokumen. Di antaranya surat pernyataan kesediaan menerima hibah barang milik daerah, surat permohonan hibah kendaraan ambulans desa, serta data calon penerima hibah.

Camat Jelbuk Ajib, S.IP., mengatakan proses penyerahan hibah perlu dilakukan secara tertib agar pengelolaan kendaraan setelah pengalihan memiliki kejelasan, baik dari sisi administrasi maupun tanggung jawab pemeliharaan.

“Setelah hibah dialihkan kepada desa, seluruh tanggung jawab administrasi, perawatan, dan servis kendaraan menjadi tanggung jawab penerima hibah atau desa yang bersangkutan. Karena itu, kami berharap desa mempersiapkan seluruh kebutuhan administrasi dan pengelolaannya dengan baik,” ujar Ajib.

Sementara itu, Kepala Desa Sukowiryo, Sukarno, menyampaikan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung keberlanjutan pelayanan ambulans. Menurutnya, apabila setelah pengalihan hibah tidak tersedia pengemudi, pemerintah desa siap mengupayakan penyediaan pengemudi ambulans agar kendaraan tetap dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Kalau nanti pengemudi ambulans tidak ada, kami dari desa siap menyediakan pengemudi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” kata Sukarno.

Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses pengalihan hibah ambulans berjalan sesuai ketentuan. Selain kelengkapan dokumen, kesiapan desa dalam mengelola kendaraan, termasuk pemeliharaan, administrasi, dan ketersediaan pengemudi, menjadi perhatian agar ambulans dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. (ama)

Galeri Foto