logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Jemput Bola Layanan Kesehatan, Puskesmas Tempurejo Kunjungi Pasien dari Rumah ke Rumah

  • 15 Juli 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
jemput-bola-layanan-kesehatan-puskesmas-tempurejo-kunjungi-pasien-dari-rumah-ke-rumah-20260715

Jemput Bola Layanan Kesehatan, Puskesmas Tempurejo Kunjungi Pasien dari Rumah ke Rumah

JEMBER, 15 JULI 2026 – Jarak dan keterbatasan fisik bukan lagi penghalang untuk mendapatkan hak hidup sehat. Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB), khususnya UPTD Puskesmas Tempurejo, terus bergerak nyata meruntuhkan tembok pembatas tersebut.

Melalui aksi proaktif, mereka menggelar pelayanan kesehatan door-to-door atau dari rumah ke rumah bagi masyarakat dengan keterbatasan mobilitas, awal pekan ini.

Langkah humanis ini menyasar langsung kelompok rentan yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. Dalam aksi yang berlangsung penuh empati tersebut, petugas kesehatan mendatangi dan memeriksa lima pasien prioritas yang terdiri atas penyandang disabilitas, penderita penyakit kronis, ibu hamil berisiko tinggi, serta lanjut usia (lansia).

Program jemput bola ini bukan sekadar rutinitas medis. Kehadiran para tenaga kesehatan di ruang tamu hingga kamar tidur warga menjadi jembatan rasa aman. Di sana, dialog hangat tercipta; petugas tidak hanya memeriksa tensi atau memberikan obat, tetapi juga mendengarkan keluh kesah serta menyerap langsung kebutuhan riil masyarakat.

Aksi lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Tempurejo, dr. Reni Septa Anggraeni, bersama jajaran tenaga kesehatan puskesmas dan staf Kecamatan Tempurejo. Secara telaten, tim gabungan memeriksa kondisi fisik pasien, memberikan edukasi kesehatan yang relevan, serta menyusun rencana tindak lanjut medis yang diperlukan pasien.

Kepala UPTD Puskesmas Tempurejo, dr. Reni Septa Anggraeni, menegaskan bahwa program ini merupakan pengejawantahan dari komitmen pemerintah untuk menghapus diskriminasi akses kesehatan.

"Kegiatan yang kami lakukan ini adalah bentuk komitmen pelayanan proaktif. Kami turun langsung mengunjungi rumah sasaran atau pasien-pasien yang memang menjadi target utama kami, terutama mereka yang memiliki kekurangan fisik atau disabilitas, para lansia, hingga ibu hamil dengan risiko tinggi," ujar Reni.

Ia menambahkan, pihak puskesmas ingin memastikan asas keadilan kesehatan benar-benar dirasakan di tingkat akar rumput. Tidak boleh ada satu pun warga di wilayah kerja Puskesmas Tempurejo yang terabaikan hak kesehatannya hanya karena kendala fisik atau geografis.

Melalui terobosan ini, Dinkes PPKB Kabupaten Jember berharap pemerataan layanan kesehatan dapat terakselerasi dengan baik. Sentuhan langsung para tenaga kesehatan di tengah masyarakat ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara umum, tetapi juga menumbuhkan rasa diperhatikan dan dilindungi oleh negara, khususnya bagi kelompok rentan yang membutuhkan pendampingan berkelanjutan. (nay)

Galeri Foto