46 Mahasiswa KKN Universitas Ibrahimy Diterjunkan di Rambipuji, Camat Tekankan Digitalisasi Desa dan Pengelolaan Sampah Mandiri
- 07 Juli 2026
- Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
46 Mahasiswa KKN Universitas Ibrahimy Diterjunkan di Rambipuji, Camat Tekankan Digitalisasi Desa dan Pengelolaan Sampah Mandiri
JEMBER, 07 JULI 2026 – Sebanyak 46 mahasiswa Universitas Ibrahimy resmi menerjunkan diri dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Penggerak Masyarakat Berbasis Potensi Lokal di Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Senin 06 Juli 2026. Mengusung visi Sustainable Development Goals (SDGs), program pengabdian ini berfokus pada percepatan transformasi digital desa serta penguatan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Prosesi penerjunan yang berlangsung khidmat di Pendopo Kecamatan Rambipuji tersebut menjadi simbol dimulainya sinergi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Selama 39 hari, terhitung sejak 6 Juli hingga 13 Agustus 2026, para mahasiswa akan menjalankan berbagai program pemberdayaan di tiga wilayah fokus, yakni Desa Rambigundam, Desa Kaliwining, dan Desa Rambipuji.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Ibrahimy, Muhammad Tohir, menegaskan bahwa KKN ini merupakan implementasi nyata Tridharma Perguruan Tinggi. Mahasiswa diposisikan sebagai agen perubahan (agent of change) yang membawa solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab persoalan riil di masyarakat.
"Kami mengarahkan mahasiswa untuk membangun komunikasi yang inklusif dengan pemerintah desa dan warga. Harapannya, program kerja yang dirancang tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi potensi lokal setempat," ujar Tohir.
Sambut hangat kehadiran mahasiswa, Camat Rambipuji, Roni Herman Baza, mendorong para peserta KKN untuk menjadi katalisator perubahan, khususnya dalam modernisasi pelayanan publik dan pelestarian lingkungan. Roni menekankan pentingnya pendampingan digitalisasi administrasi desa, tata kelola data, hingga peningkatan literasi teknologi masyarakat. Selain itu, ia memberi perhatian khusus pada penanganan sampah mandiri.
"Persoalan sampah membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda dan akademisi. Mahasiswa KKN harus mampu menjadi motor penggerak dalam mengedukasi warga terkait pemilahan sampah dari sumbernya, sekaligus memicu lahirnya inovasi pengelolaan sampah yang memiliki nilai ekonomi," tegas Roni.
Rangkaian acara penerjunan diakhiri dengan penandatanganan Berita Acara Penerjunan Mahasiswa KKN oleh pihak Universitas Ibrahimy dan Camat Rambipuji. Selama masa pengabdian, mahasiswa akan mendaptkan pendampingan intensif dari dua DPL, Muhammad Tohir dan Ahmad Robani, guna memastikan seluruh program berjalan terarah, aman, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan desa yang berdaya saing. (sai)