logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

527 Ancak Meriahkan Ancak Agung Jember, Gus Fawait: Wujud Syukur dan Cinta kepada Nabi Muhammad SAW

  • 23 Agustus 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
527-ancak-meriahkan-ancak-agung-jember-gus-fawait-wujud-syukur-dan-cinta-kepada-nabi-muhammad-saw-20260823

527 Ancak Meriahkan Ancak Agung Jember, Gus Fawait: Wujud Syukur dan Cinta kepada Nabi Muhammad SAW

JEMBER, 22 AGUSTUS 2026 — Ribuan masyarakat memadati sejumlah ruas jalan di Kabupaten Jember pada Sabtu, 22 Agustus 2026, untuk mengikuti dan menyaksikan kemeriahan Ancak Agung dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang menjadi salah satu tradisi masyarakat Jember tersebut berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai ancak berisi hasil bumi yang dihias secara kreatif oleh peserta dari berbagai wilayah.

Ancak Agung tahun ini secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait. Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Jember tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan sekaligus tradisi masyarakat yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

Dalam sambutannya, Gus Fawait menyampaikan bahwa semangat masyarakat Jember dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tercermin melalui kegiatan Ancak Agung. Menurutnya, masyarakat tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga berbagi hasil bumi kepada masyarakat.

“Beginilah masyarakat Jember jika memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kita memberikan hasil bumi kepada masyarakat Jember. Ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kebersamaan masyarakat Jember,” ujar Gus Fawait dalam sambutannya.

Ia menilai kegiatan Ancak Agung memiliki makna yang sangat kuat karena di dalamnya terdapat unsur keagamaan, budaya, gotong royong, dan kepedulian sosial. Hasil bumi yang dikumpulkan dan disusun menjadi ancak kemudian dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk sedekah dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan.

Pada pelaksanaan tahun ini, panitia menargetkan sebanyak 1.000 ancak dapat mengikuti kegiatan Ancak Agung. Sementara itu, berdasarkan pelaksanaan di lapangan, tercatat sebanyak 527 ancak turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Ratusan ancak tersebut hadir dengan berbagai bentuk dan kreasi. Setiap peserta membawa ciri khas masing-masing, mulai dari susunan buah-buahan, sayuran, hasil pertanian, hingga berbagai hiasan yang mempercantik tampilan ancak. Kreativitas tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mempertahankan tradisi yang telah menjadi bagian dari identitas Jember.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, turut memberikan perhatian terhadap keberlangsungan kegiatan tersebut. Ia menilai Ancak Agung memiliki nilai positif yang perlu terus dijaga dan dilestarikan.

Menurut Arief, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi dan mempertahankan tradisi lokal.

“Ancak Agung ini harus terus kita lestarikan dan mudah-mudahan bisa menjadi kegiatan tahunan yang terus berkembang. Ini sudah memasuki tahun ketiga dan semoga bisa terus berlanjut sampai tahun depan serta tahun-tahun berikutnya,” kata Arief.

Ia berharap pelaksanaan Ancak Agung ke depan dapat semakin besar, melibatkan lebih banyak masyarakat dan menghadirkan kreativitas yang semakin beragam. Dengan demikian, tradisi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menjadi bagian dari identitas budaya Kabupaten Jember.

Sementara itu, salah satu peserta Ancak Agung dari Desa Sumberjati, Muhammad Irham, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan motivasi bagi masyarakat untuk terus bersedekah dan menjaga kebersamaan.

Menurutnya, Ancak Agung memiliki daya tarik tersendiri karena masyarakat dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan sekaligus berbagi hasil bumi.

“Ancak Agung ini menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk terus berbagi. Menurut kami, ini juga menjadi salah satu ajang sedekah bumi terbesar di Jember. Masyarakat bersama-sama membawa hasil bumi dan kemudian membagikannya kepada masyarakat,” ujar Muhammad Irham.

Ia berharap kegiatan tersebut terus dipertahankan dan semakin berkembang pada tahun-tahun mendatang. Dengan dukungan pemerintah dan antusiasme masyarakat, Ancak Agung diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang semakin dikenal luas.

Pelaksanaan Ancak Agung pada 22 Agustus 2026 pun menjadi gambaran kuat tentang semangat masyarakat Jember dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Dari 527 ancak yang tampil, tersimpan pesan tentang rasa syukur, sedekah, gotong royong, persaudaraan, serta upaya bersama untuk menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. (HZ)

Galeri Foto