logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sukorambi

67 Mahasiswa Polije Praktik Manajemen Intervensi Gizi di Kecamatan Sukorambi

  • 03 November 2026
  • Dibaca 435 Kali
Bagikan Via:
67-mahasiswa-polije-praktik-manajemen-intervensi-gizi-di-kecamatan-sukorambi-20261103

67 Mahasiswa Polije Praktik Manajemen Intervensi Gizi di Kecamatan Sukorambi

JEMBER, 03 NOVEMBER 2026 – Sebanyak 67 mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) mengikuti serah terima praktik kerja lapangan (PKL) Manajemen Intervensi Gizi di Pendopo Kecamatan Sukorambi. Para mahasiswa akan diterjunkan ke lima desa untuk melaksanakan praktik selama 35 hari dengan menetap di desa penempatan masing-masing, Selasa, 03 November 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sukorambi Mahmud Rizal, S.E., M.Si., Kasi PMKS Kecamatan Sukorambi Yuni Soehono, S.Sos., dosen pembimbing lapang Dessya Putri Ayu, S.KM., M.Kes., serta 67 mahasiswa peserta PKL.

Lima desa yang menjadi lokasi praktik meliputi Desa Sukorambi, Karangpring, Klungkung, Dukuhmencek, dan Jubung. Selama 35 hari, mahasiswa akan tinggal di desa penempatan untuk melaksanakan praktik manajemen intervensi gizi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Sukorambi Mahmud Rizal menyambut baik kehadiran mahasiswa Polije. Ia berharap para mahasiswa mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah desa serta masyarakat.

"Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan, menjaga etika, dan menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi," pesannya.

Sementara itu, DPL Dessya Putri Ayu, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa PKL merupakan bagian penting dari proses pembelajaran untuk mengaplikasikan teori dan keterampilan yang telah diperoleh mahasiswa di bangku kuliah.

"Selama 35 hari di desa, mahasiswa diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak kecamatan. Kami berharap pengalaman ini dapat memberikan pembelajaran nyata sekaligus manfaat bagi masyarakat di lokasi praktik," ungkapnya.

Pelaksanaan PKL ini diharapkan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Upaya tersebut sejalan dengan perhatian Gus Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Jember. (hus)

Galeri Foto