70 Persen Infrastruktur Pertanian Jember Bermasalah, Warga Sukorambi Beri Jawaban Lewat Aksi Ini
- 14 Juni 2026
- Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
70 Persen Infrastruktur Pertanian Jember Bermasalah, Warga Sukorambi Beri Jawaban Lewat Aksi Ini
JEMBER, 14 JUNI 2026 – Di tengah perhatian serius Pemerintah Kabupaten Jember terhadap kondisi infrastruktur pertanian, warga Dusun Krajan, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, menunjukkan aksi nyata dengan menggelar kerja bakti partisipatif lintas sektoral untuk membersihkan dan menormalisasi saluran irigasi pada Minggu (14/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan petani pemakai air, petugas pembagi air atau ulu-ulu, pengurus RT setempat, Pemerintah Desa Sukorambi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui Korsda Rambipuji bersama para juru pengairan.
Kerja bakti dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran aliran air irigasi di tengah musim kemarau yang mulai menyebabkan debit air berkurang. Dengan membersihkan rumput liar, sedimentasi, dan berbagai hambatan di saluran, diharapkan pasokan air ke lahan pertanian tetap terjaga.
Kepala Desa Sukorambi, Abdus Soim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan warga.
“Pada Minggu pagi ini kami bersama-sama petani di Dusun Krajan melakukan kerja bakti normalisasi saluran air. Karena di musim kemarau ini debit air mulai menyusut, jadi kita perlu melakukan bersih-bersih kerja bakti agar aliran air ini bisa lancar dan bisa mengairi lahan pertanian,” ujarnya.
Menurut Abdus Soim, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak yang memiliki peran dalam pengelolaan dan pengamanan wilayah.
“Alhamdulillah pada pagi ini semua ulu-ulu, Babinsa, Bhabinkamtibmas hadir bersama kita. Hadir juga Korsda Rambipuji berikut juru, hadir bersama kita melakukan giat kerja bakti gotong royong,” tambahnya.
Aksi gotong royong tersebut selaras dengan perhatian yang saat ini diberikan Bupati Jember, atau Gus Fawait, terhadap sektor pertanian. Dalam berbagai kesempatan, Gus Fawait menyampaikan bahwa hampir 70 persen infrastruktur pertanian di Kabupaten Jember berada dalam kondisi yang tidak baik-baik saja.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh petani dan hasil panen, tetapi juga oleh kondisi infrastruktur pendukung seperti jaringan irigasi yang berfungsi dengan baik.
Koordinator Daerah (Korsda) Rambipuji, M. Yasin, mengatakan kegiatan kerja bakti lintas sektoral ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan irigasi partisipatif yang melibatkan seluruh pihak yang memanfaatkan saluran air.
“Kerja bakti lintas sektoral ini merupakan harapan kami dalam mewujudkan irigasi partisipatif. Jadi pada pagi hari ini kita bersama ulu-ulu, HIPPA, terutama petani yang memakai saluran air irigasi ini melakukan kegiatan bersama untuk menjaga saluran agar tetap berfungsi dengan baik,” katanya.
Menurutnya, apa yang dilakukan masyarakat Dusun Krajan merupakan contoh nyata bagaimana masyarakat ikut mengambil peran dalam menjaga infrastruktur pertanian di tengah berbagai tantangan yang ada.
“Apa yang disampaikan Gus Fawait memang menjadi perhatian bersama. Menjaga infrastruktur pertanian tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Hari ini petani, ulu-ulu, pemerintah desa, aparat keamanan, dan petugas pengairan turun langsung bergotong royong menjaga saluran irigasi,” ujarnya.
M. Yasin menegaskan bahwa irigasi memiliki peran penting dalam mendukung program ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus pembangunan di Kabupaten Jember.
“Kalau kita bicara tentang ketahanan pangan, irigasi yang bagus adalah faktor utama untuk menunjang ketahanan pangan tersebut. Menjaga saluran irigasi sama dengan menjaga kehidupan,” tegasnya.
Melalui kerja bakti ini, masyarakat Dusun Krajan tidak hanya membersihkan saluran air, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap keberlangsungan pertanian. Di saat pemerintah terus berupaya membenahi infrastruktur pertanian, warga Sukorambi memberikan jawaban melalui aksi nyata gotong royong demi menjaga kelancaran irigasi dan mendukung ketahanan pangan Kabupaten Jember.