Camat Ledokombo Hadiri Tasyakuran Pelepasan Calon Jemaah Haji Desa Sukogidri, Tekankan Kesiapan Spiritual dan Kebersamaan
- 13 Mei 2026
- Dibaca 604 Kali
Bagikan Via:
Camat Ledokombo Hadiri Tasyakuran Pelepasan Calon Jemaah Haji Desa Sukogidri, Tekankan Kesiapan Spiritual dan Kebersamaan
JEMBER, 13 MEI 2026 - Suasana khidmat menyelimuti Balai Desa Sukogidri, Ledokombo, pada Rabu malam, 13 Mei 2026, saat pemerintah desa bersama masyarakat menggelar tasyakuran pemberangkatan dan pelepasan calon jemaah haji. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga dalam mendoakan empat calon jemaah haji asal Desa Sukogidri yang akan berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Acara yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut dihadiri oleh Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., Kepala Desa Sukogidri H. Purnoto, para tokoh agama, unsur BPD, RT/RW, serta masyarakat setempat. Hadir pula para pengasuh pondok pesantren, di antaranya KH. Kholili Abdul Mannan, KH. Izzudin, dan KH. Kholil Sarqowi.
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar memperlancar proses keberangkatan jemaah haji. Selain itu, tasyakuran juga dimaksudkan untuk mempererat ikatan kekeluargaan antara para calon jemaah dengan masyarakat sekitar, sehingga keberangkatan ke Tanah Suci menjadi kebahagiaan bersama seluruh warga desa.
Empat calon jemaah haji dikumpulkan di Balai Desa Sukogidri mulai pukul 18.30 WIB. Dalam kesempatan tersebut, mereka menerima arahan serta petunjuk teknis terkait perjalanan ibadah haji, termasuk kesiapan fisik, mental, dan tata cara pelaksanaan ibadah selama di Arab Saudi. Acara berlangsung tertib, penuh kekhusyukan, dan diwarnai suasana haru dari keluarga serta warga yang hadir.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukogidri H. Purnoto menyampaikan bahwa keberangkatan jemaah haji merupakan kebanggaan bagi desa. Menurutnya, kesempatan menunaikan rukun Islam kelima adalah anugerah besar yang patut disyukuri bersama. Ia berpesan agar para calon jemaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta saling membantu selama menjalankan rangkaian ibadah.
“Kami atas nama Pemerintah Desa Sukogidri merasa bersyukur karena tahun ini ada empat warga yang mendapat panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji. Ini bukan hanya kebahagiaan keluarga, tetapi kebanggaan seluruh warga desa. Kami berharap para jemaah menjaga nama baik daerah, menjaga kesehatan, dan pulang menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni menekankan pentingnya menjaga niat serta mempersiapkan diri secara lahir dan batin. Ia mengingatkan agar para calon jemaah senantiasa mengikuti arahan petugas KBIH dan menjaga kekompakan sesama jemaah selama di Tanah Suci.
“Keberangkatan haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan hati. Saya berharap seluruh jemaah menjaga niat yang ikhlas, memanfaatkan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah, serta mendoakan keluarga dan daerah kita agar selalu diberi keberkahan,” tuturnya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan ceramah agama. Dalam tausiyah pertamanya, KH. Izzudin menekankan bahwa ibadah haji adalah panggilan Allah yang tidak semua orang mendapat kesempatan. Ia mengingatkan agar jemaah menjaga kesabaran, memperbanyak dzikir, dan menjaga hati selama menjalankan ibadah.
Menurutnya, haji yang mabrur bukan hanya ditentukan oleh kemampuan menjalankan rukun, tetapi juga akhlak dan keikhlasan. Ia mengajak para calon jemaah untuk meniatkan seluruh rangkaian ibadah semata-mata demi ridha Allah SWT.
Ceramah kedua disampaikan oleh KH. Kholil Sarqowi. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa perjalanan haji merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah. Para jemaah diminta menjaga lisan, perilaku, dan menghindari hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah.
“Di Tanah Suci, semua langkah bernilai ibadah. Maka jangan sia-siakan waktu untuk hal yang tidak bermanfaat. Perbanyak doa, terutama untuk keluarga, desa, bangsa, dan umat Islam secara keseluruhan,” pesannya.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan sholawat nabi, doa dipimpin oleh KH. Kholili Abdul Mannan, dan ramah tamah. Suasana penuh haru tampak saat para warga secara bergantian menyalami calon jemaah, menyampaikan doa serta harapan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
Pemerintah Kecamatan Ledokombo berharap kegiatan semacam ini terus menjadi tradisi positif di tengah masyarakat. Selain sebagai sarana memperkuat silaturahmi, kegiatan tersebut dinilai mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan dukungan moral bagi warga yang akan menunaikan ibadah haji. Hingga acara selesai, seluruh rangkaian berlangsung aman, tertib, dan lancar. (yus)