logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

77 KK di Sumberjeruk Kalisat Terdampak Kekeringan, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

  • 01 Oktober 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
77-kk-di-sumberjeruk-kalisat-terdampak-kekeringan-bpbd-jember-salurkan-5000-liter-air-bersih-20261001

77 KK di Sumberjeruk Kalisat Terdampak Kekeringan, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

JEMBER, 01 OKTOBER 2026 – Musim kemarau masih berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Jember. Sebanyak 77 kepala keluarga (KK) di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut mendapat penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melalui distribusi bantuan air bersih, Rabu 30 September 2026 malam.

Penyaluran kali ini merupakan distribusi air bersih ke-32 sebagai bagian dari penanganan dampak bencana kekeringan di Kabupaten Jember. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan ke dua wilayah yang terdampak, yakni Dusun Kidul dan Dusun Karangpring, Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat.

Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember pada Rabu (30/9/2026), terdapat sejumlah titik yang membutuhkan pasokan air bersih.

Di Dusun Kidul, kebutuhan air bersih tercatat di RT 01 RW 08 dengan jumlah sekitar 20 KK terdampak. Sementara di RT 01 RW 06 terdapat sekitar 15 KK yang membutuhkan bantuan air bersih.

Sedangkan di Dusun Karangpring, kebutuhan air bersih terdapat di RT 02 RW 01 dengan sekitar 22 KK terdampak. Kemudian di RT 03 RW 01 terdapat sekitar 20 KK yang juga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Secara keseluruhan, jumlah warga yang membutuhkan bantuan air bersih di dua dusun tersebut mencapai sekitar 77 KK.

Anggota TRC BPBD Jember, Iqbal Fathoni, mengatakan distribusi dilakukan berdasarkan hasil asesmen di lapangan dan permohonan bantuan dari pemerintah desa.

“Bantuan air bersih ini kami distribusikan ke tandon yang tersedia dan kepada warga yang terdampak. Penyaluran dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama kondisi kekeringan,” ujar Iqbal.

Tim TRC BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB. Petugas kemudian melakukan pendistribusian air ke sejumlah tandon dan titik warga yang membutuhkan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, tim kembali ke Mako BPBD Jember sekitar pukul 21.00 WIB.

Penanganan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026 berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026.

Dengan penyaluran kali ini, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan BPBD Jember hingga 30 September 2026 mencapai 160.000 liter.

BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih di lokasi terdampak Desa Sumberjeruk dilakukan secara berkala, yakni setiap tiga hari sekali dengan kapasitas sekitar 5.000 liter dalam setiap penyaluran.

Kegiatan berlangsung lancar, aman, terkendali, dan kondusif. Dalam penanganan tersebut, BPBD Jember berkoordinasi dengan perangkat Desa Sumberjeruk, RT/RW, serta masyarakat setempat.

Distribusi air bersih menjadi salah satu langkah penanganan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah dampak musim kemarau yang menyebabkan keterbatasan sumber air di sejumlah wilayah Kabupaten Jember. (bob)

Galeri Foto