logo ppid jember kim
Oleh : Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM

Adaptif terhadap Teknologi, ASN Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Pelayanan Publik

  • 15 Juni 2026
  • Dibaca 55 Kali
Bagikan Via:
adaptif-terhadap-teknologi-asn-didorong-manfaatkan-ai-untuk-perkuat-pelayanan-publik-20260616

Adaptif terhadap Teknologi, ASN Didorong Manfaatkan AI untuk Perkuat Pelayanan Publik

JEMBER, 15 JUNI 2026 - Penguasaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dinilai menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah percepatan transformasi digital. Kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi disebut menjadi kunci agar birokrasi mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam Webinar ASN BINAR Garuda Microsoft Elevate Special bertajuk Menuju ASN Adaptif Digital: Peran Artificial Intelligence (AI) dalam Perencanaan Inovasi ASN yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jember secara daring, Senin 15 Juni 2026.

Salah satu narasumber, Ibnu Sahid dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jember, menegaskan bahwa ASN harus mampu mengikuti perkembangan teknologi agar tidak tertinggal oleh perubahan yang berlangsung semakin cepat.

Menurut dia, AI bukanlah teknologi yang akan menggantikan peran manusia. Sebaliknya, teknologi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk meningkatkan kualitas kerja, mempercepat penyelesaian tugas, dan mendorong produktivitas aparatur pemerintah.

"Saya mengajak seluruh ASN untuk melek teknologi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga dapat memanfaatkan AI dalam pekerjaan sehari-hari. Harapannya, teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi sekaligus menghasilkan output yang lebih produktif, cepat, dan tepat," kata Ibnu.

Ia menjelaskan, pemanfaatan AI dapat diterapkan dalam berbagai aspek pekerjaan pemerintahan. Mulai dari penyusunan konsep dokumen, pengolahan data, pencarian referensi, hingga membantu proses perencanaan dan pengembangan inovasi di lingkungan birokrasi.

Dengan penggunaan yang tepat, lanjutnya, AI mampu membantu ASN menghemat waktu kerja sekaligus meningkatkan kualitas hasil pekerjaan. Namun demikian, pemanfaatannya tetap harus memperhatikan prinsip akuntabilitas, profesionalisme, dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Menurut Ibnu, kemampuan beradaptasi dengan teknologi kini tidak lagi menjadi nilai tambah, melainkan kebutuhan yang harus dimiliki setiap ASN untuk menjawab tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur BKPSDM Kabupaten Jember, Artiantyo Wirjo Utomo, S.PSi, M.M, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu lahirnya berbagai inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi salah satu bekal bagi teman-teman ASN dalam merancang inovasi yang memberikan dampak positif terhadap pelayanan publik," ujarnya.

Melalui program pengembangan kompetensi tersebut, BKPSDM Kabupaten Jember terus mendorong peningkatan kapasitas ASN agar semakin siap menghadapi era digital. Pemerintah daerah berharap pemanfaatan teknologi, termasuk AI, dapat mendukung terwujudnya birokrasi yang modern, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (dik)

Galeri Foto