Aduan Tiket Ganda Air Terjun Tancak Viral di TikTok Live Bupati, Disporabudpar Jember Turun Tangan
- 22 Maret 2026
- Dibaca 350 Kali
Bagikan Via:
Aduan Tiket Ganda Air Terjun Tancak Viral di TikTok Live Bupati, Disporabudpar Jember Turun Tangan
JEMBER, 22 MARET 2026 - Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disporabudpar) Kabupaten Jember bergerak cepat mengusut dugaan pungutan liar berupa penarikan ganda harga tiket masuk (HTM) di objek wisata Air Terjun Tancak, Kecamatan Panti.
Kasus ini mencuat setelah seorang warga melayangkan keluhan langsung kepada Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat sang bupati tengah melakukan siaran langsung (Live) di platform TikTok.
Merespons aduan tersebut, bupati yang akrab disapa Gus Bupati itu segera menginstruksikan jajarannya untuk melakukan investigasi lapangan. Kepala Disporabudpar Jember, Bobby Arie Sandy, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola wisata dan pemerintah desa setempat.
"Kami melakukan koordinasi dengan pengelola dan pihak terkait di lapangan untuk memastikan mekanisme penarikan tiket sesuai aturan. Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap petugas guna mencegah terjadinya hal serupa," ujar Bobby dalam sesi Live bersama Bupati Jember.
Bobby menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menjaga kepercayaan wisatawan serta menjamin kenyamanan publik di destinasi wisata milik daerah.
Selain evaluasi petugas, Disporabudpar juga berencana memperketat pembinaan terhadap pengelola wisata terkait transparansi dan Standar Operasional Prosedur (SOP).
"Seluruh destinasi wisata di Jember harus memberikan pelayanan yang profesional, tertib, dan akuntabel," tambah Bobby.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Jember mengapresiasi keberanian warga dalam melaporkan kejanggalan di lapangan. Pihaknya menegaskan bahwa partisipasi publik melalui kanal digital seperti media sosial menjadi instrumen penting dalam pengawasan pelayanan publik di era sekarang.
Langkah responsif ini diharapkan dapat memulihkan citra pariwisata Jember serta memastikan sektor pariwisata tumbuh secara berintegritas dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Jember juga menegaskan bahwa setiap aduan masyarakat merupakan bentuk partisipasi aktif dalam pengawasan pelayanan publik. Oleh karena itu, seluruh laporan yang masuk akan ditindaklanjuti secara serius dan cepat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola pariwisata di daerah.
Dengan adanya langkah cepat ini, diharapkan kepercayaan masyarakat dan wisatawan terhadap destinasi wisata di Kabupaten Jember tetap terjaga, serta mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berintegritas dan berkelanjutan (ram)