logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Air Sumur Menyusut dan Berbau, 120 KK Bedadung Jember Dapat Bantuan BPBD

  • 17 Oktober 2026
  • Dibaca 117 Kali
Bagikan Via:
air-sumur-menyusut-dan-berbau-120-kk-bedadung-jember-dapat-bantuan-bpbd-20261018

Air Sumur Menyusut dan Berbau, 120 KK Bedadung Jember Dapat Bantuan BPBD

JEMBER, 17 OKTOBER 2026 – Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) di Dusun Bedadung, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak kekeringan. Warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih setelah sejumlah sumur mengalami penurunan debit, bahkan sebagian mengering dan mengeluarkan bau kurang sedap.

Kondisi tersebut mendorong Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter kepada warga pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dan melakukan koordinasi bersama perangkat desa, relawan, serta masyarakat. Bantuan air kemudian disalurkan melalui tandon BPBD untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, Septa Tri Satya Budi, mengatakan kekeringan di wilayah tersebut mulai dirasakan sejak akhir Juli 2026. Penurunan ketersediaan air semakin terasa karena sebagian wilayah belum memiliki jaringan pipanisasi.

“Warga di RW 13 masih mengandalkan sumur. Namun debit air mulai menurun, sebagian sumur mengering dan kondisi airnya mulai berbau kurang sedap,” kata Septa.

Menurut dia, warga yang terdampak berada di RT 07, RT 08, RT 09 RW 13 serta RT 11 RW 14. Rinciannya, RT 07 sebanyak sekitar 40 KK, RT 08 sebanyak 20 KK, RT 09 sebanyak 40 KK, dan RT 11 sekitar 20 KK.

Untuk mendapatkan air, sebagian warga harus mengambil dari sumur bor terdekat yang berjarak sekitar satu kilometer. Sementara untuk kebutuhan mandi, sebagian warga memanfaatkan Sungai Bedadung yang airnya mulai keruh dan debitnya menurun.

“Warga mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sehingga membutuhkan distribusi secara berkala,” ujar Septa.

BPBD Jember merekomendasikan pendistribusian air bersih sebanyak 5.000 liter setiap empat hari sekali. Di lokasi saat ini tersedia tiga tandon milik BPBD dan satu tandon hibah BPBD yang ditempatkan di rumah kepala dusun.

Septa menjelaskan, kondisi berbeda terjadi di RT 05 dan RT 06 yang masih relatif aman karena jaringan air sudah tersedia. Namun, kondisi sumur di RT 07, RT 08, dan RT 09 RW 13 serta sebagian sumur di RT 11 RW 14 terus mengalami penurunan.

Distribusi air bersih ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Selain menyalurkan air, TRC-PB BPBD Jember juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan pentingnya menghemat penggunaan air. BPBD juga merekomendasikan koordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan lanjutan, terutama terkait pemenuhan kebutuhan air bersih dan solusi pascakekeringan.

Penanganan di lokasi melibatkan BPBD Kabupaten Jember, perangkat Desa Kaliwining, relawan, serta warga. Kegiatan distribusi air bersih selesai sekitar pukul 14.00 WIB. (tgh)

Galeri Foto