logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Anak-anak dan Hewan Peliharaan Jadi Bintang Hari Pertama JFC 2026

  • 24 Juli 2026
  • Dibaca 134 Kali
Bagikan Via:
anak-anak-dan-hewan-peliharaan-jadi-bintang-hari-pertama-jfc-2026-20260724

Anak-anak dan Hewan Peliharaan Jadi Bintang Hari Pertama JFC 2026

JEMBER, 24 Juli 2026 – Pembukaan Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 berlangsung semarak, Jumat (24/7/2026). Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute dari Alun-Alun Jember hingga Kota Cinema Mall untuk menyaksikan hari pertama karnaval yang menghadirkan World Kids Carnival (WKC) dan Pets Carnival.

Atmosfer penuh warna langsung terasa sejak parade dimulai. Tepuk tangan penonton bergemuruh ketika ratusan peserta World Kids Carnival memasuki lintasan. Anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia tampil percaya diri mengenakan kostum spektakuler bertema budaya Nusantara yang dipadukan dengan sentuhan kreativitas khas JFC. Mereka tak hanya mempertontonkan keindahan busana, tetapi juga membawa pesan tentang keberagaman budaya Indonesia kepada ribuan pasang mata yang memadati arena karnaval.

Tak kalah menyita perhatian, Pets Carnival menjadi suguhan yang menghibur sekaligus unik. Beragam satwa peliharaan seperti kucing, anjing, burung, unggas, kambing, kuda hingga reptil tampil bersama pemiliknya mengenakan kostum-kostum kreatif. Aksi para hewan yang sesekali berinteraksi dengan penonton memancing gelak tawa, tepuk tangan, hingga menjadi buruan kamera dan telepon genggam pengunjung untuk diunggah ke media sosial.

Presiden JFC, Budi Setiawan, mengatakan JFC tahun ini mengusung tema HEAL (Humanity, Earth and Life) sebagai refleksi pentingnya memulihkan hubungan antara manusia, alam, dan kehidupan.

"HEAL bukan sekadar tema karnaval, tetapi sebuah pesan dan gerakan. Kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa fesyen dan seni bisa menjadi media paling ampuh untuk menyuarakan kepedulian terhadap bumi," ujar Budi.

Menurutnya, misi utama JFC 2026 adalah menghadirkan karya-karya yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga mengajak masyarakat merenungkan pentingnya nilai kemanusiaan, menjaga lingkungan, dan merawat kehidupan melalui bahasa seni dan fesyen.

Antusiasme pengunjung pun begitu tinggi. Salah seorang wisatawan asal Surabaya, Fajar (27), mengaku sengaja datang ke Jember untuk menyaksikan pembukaan JFC.

"Setiap tahun JFC selalu punya kejutan. Tapi tahun ini terasa lebih bermakna karena tidak hanya menampilkan kostum yang megah, melainkan juga membawa pesan tentang kemanusiaan dan kepedulian terhadap bumi. World Kids Carnival dan Pets Carnival benar-benar menjadi pembuka yang luar biasa," ujarnya.

JFC 2026 sendiri akan berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, dengan rangkaian acara yang dipastikan menghadirkan berbagai pertunjukan spektakuler. Setelah World Kids Carnival dan Pets Carnival pada Jumat (24/7) pukul 13.30 WIB, Sabtu (25/7) akan digelar World Able Art Carnival (WACI) mulai pukul 13.30 WIB, dilanjutkan Artwear Carnival pada pukul 19.00 WIB. Sementara puncak acara, Grand Carnival, akan digelar pada Minggu (26/7) mulai pukul 13.00 WIB, yang diperkirakan kembali menyedot puluhan ribu pengunjung dari berbagai daerah.

Dengan mengusung tema HEAL (Humanity, Earth and Life), JFC 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai lebih dari sekadar parade kostum. Karnaval ini menjadi panggung kreativitas yang menggabungkan seni, budaya, pariwisata, dan pesan kemanusiaan, sekaligus mengukuhkan Jember sebagai salah satu destinasi karnaval berkelas dunia. (rus)

Galeri Foto