Akselerasi Penurunan Stunting, Kecamatan Jombang Integrasikan Program Dashat bagi Balita Berisiko
- 24 Juni 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Akselerasi Penurunan Stunting, Kecamatan Jombang Integrasikan Program Dashat bagi Balita Berisiko
JEMBER, 24 JUNI 2026 - Pemerintah Kecamatan Jombang terus memperkuat komitmen birokrasi dalam melakukan intervensi penurunan angka stunting secara terukur dan berkelanjutan.
Langkah tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi dan pembekalan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang digelar di Aula Balai KB Kecamatan Jombang, Rabu 24 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyinergikan data dan program lintas sektor, mulai dari jajaran kecamatan, ahli gizi puskesmas, penyuluh keluarga berencana, hingga pemerintah desa dalam upaya mengejar target zero stunting di Kabupaten Jember.
Pertemuan strategis yang dihadiri 12 pemangku kepentingan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait peta jalan intervensi gizi di tingkat desa.
Melalui evaluasi berkala yang dipandu Ahli Gizi Puskesmas Jombang, Uly Erwinda, A.Md.Gz., bersama Koordinator Penyuluh KB, tim merumuskan pengawasan intensif terhadap 50 balita berisiko stunting di Desa Ngampelrejo.
Program intervensi dijadwalkan berlangsung selama lima bulan dengan total lima kali pelaksanaan. Pengawasan dilakukan secara berlapis oleh bidan desa dan kader institusi masyarakat.
Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M., menegaskan bahwa penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterpaduan program dan disiplin pelaksanaan di lapangan.
Menurutnya, Program Dashat menjadi instrumen validasi sekaligus intervensi langsung yang harus tepat sasaran dan berbasis data akurat.
“Stunting adalah tantangan struktural yang membutuhkan akurasi kebijakan. Saya instruksikan seluruh staf kecamatan, bidan desa, dan kepala desa untuk mengawal ketat komitmen program lima bulan ini. Kita memiliki target intervensi yang jelas terhadap 50 balita berisiko di Desa Ngampelrejo,” tegas Farisa saat memberikan arahan di lokasi kegiatan.
Ia juga menekankan pentingnya pemantauan harian agar asupan nutrisi tinggi protein hewani yang telah dirancang tim medis benar-benar dikonsumsi oleh anak sasaran.
“Dengan pengawasan yang disiplin, percepatan penurunan stunting di Kecamatan Jombang diharapkan dapat tercapai sesuai target yang telah ditetapkan,” lanjutnya.
Program Dashat dinilai menjadi langkah penting dalam menjembatani kebijakan pemerintah daerah dengan pelaksanaan di tingkat keluarga.
Melalui jadwal kelas Dashat yang terstruktur, pengolahan menu berbasis protein hewani akan dipantau menggunakan instrumen Rapor Dashat secara berkala.
Langkah sistematis tersebut diharapkan mampu menciptakan pola pengawasan yang lebih transparan dan efektif, sekaligus memastikan seluruh intervensi gizi berjalan optimal demi menyelamatkan generasi masa depan dari risiko stunting.