logo ppid jember kim
Oleh : RSD. dr. Soebandi

Rapat Koordinasi Dewan Pengawas: RSD dr. Soebandi Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Perkuat Kinerja Keuangan

  • 05 Juni 2026
  • Dibaca 7 Kali
Bagikan Via:
rapat-koordinasi-dewan-pengawas-rsd-dr-soebandi-fokus-tingkatkan-pelayanan-dan-perkuat-kinerja-keuangan-20260605

Rapat Koordinasi Dewan Pengawas: RSD dr. Soebandi Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Perkuat Kinerja Keuangan

Pada hari ini, 05 Juni 2026 RSD dr. Soebandi menerima kunjungan kerja Dewan Pengawas dalam rangka evaluasi kinerja, penguatan tata kelola, serta penyusunan arah strategis pengembangan rumah sakit ke depan. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan RSD dr. Soebandi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara manajemen rumah sakit dan Dewan Pengawas dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Acara dibuka oleh Direktur RSD dr. Soebandi, Dr.dr. I Nyoman Semita, Sp.OT(K) Spine, FICS, yang memaparkan berbagai capaian rumah sakit sepanjang tahun 2025 sekaligus rencana pengembangan strategis yang akan dijalankan dalam beberapa tahun mendatang.

Dalam paparannya, Direktur menyampaikan bahwa RSD dr. Soebandi terus bertransformasi menjadi rumah sakit rujukan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pelayanan kesehatan modern. Salah satu langkah besar yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan konsep Sister Hospital melalui kerja sama internasional dengan rumah sakit di Penang, Malaysia, dan Tiongkok. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, transfer pengetahuan, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Selain itu, RSD dr. Soebandi juga mengembangkan konsep Hospital Without Walls melalui penguatan layanan PSC 119, sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan cepat. Inovasi lain yang menjadi perhatian adalah pengembangan Hospital Tourism, yang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik layanan kesehatan sekaligus mendukung sektor ekonomi daerah.

Tidak kalah penting, rumah sakit juga berkomitmen mewujudkan konsep Green Hospital melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan fasilitas kesehatan yang sehat dan berwawasan lingkungan.

Pada sesi berikutnya, Ketua Dewan Pengawas, Dr. Nurul Ghufron, S.H., M.H., menekankan pentingnya sistem monitoring yang terukur, terdigitalisasi, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit.

Menurutnya, setiap program dan kebijakan yang dijalankan perlu memiliki mekanisme pemantauan yang jelas, sehingga capaian kinerja dapat diukur secara objektif dan akurat.

Salah satu perhatian utama Dewan Pengawas adalah waktu tunggu pelayanan pasien yang saat ini masih berada di atas dua jam. Dewan Pengawas mendorong agar waktu tunggu dapat ditekan hingga maksimal satu jam melalui optimalisasi sistem pelayanan berbasis digital.

Digitalisasi sistem pendaftaran dan penjadwalan dokter menjadi salah satu solusi yang diharapkan mampu mengurai penumpukan pasien pada jam-jam tertentu. Dengan kepastian jadwal dokter yang dapat diakses masyarakat secara digital, pasien dapat merencanakan waktu kunjungannya dengan lebih baik sehingga distribusi kunjungan menjadi lebih merata sepanjang hari.

Selain itu, permasalahan kepadatan area parkir juga dinilai erat kaitannya dengan penumpukan pasien pada waktu yang sama. Oleh karena itu, pengelolaan alur pelayanan yang lebih efektif melalui teknologi informasi diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap kenyamanan pasien dan pengunjung.

Dalam arahannya, Dr. Nurul Ghufron juga menegaskan bahwa keamanan dalam seluruh aspek pelayanan merupakan salah satu fokus Dewan Pengawas periode baru. Ia mengajak seluruh elemen rumah sakit untuk membangun kolaborasi yang kuat guna mewujudkan visi besar RSD dr. Soebandi sebagai rumah sakit unggulan.

"Mimpi besar tidak dapat dicapai sendirian. Mari mencari sebanyak mungkin mitra dan sahabat untuk bersama-sama mencapai tujuan tersebut," pesannya.

Sementara itu, anggota Dewan Pengawas, Ni Ketut Ardani, S.Psi., M.Kes, memaparkan hasil pengawasan selama enam bulan terakhir yang mencakup aspek keuangan dan non-keuangan rumah sakit.

Dari sisi keuangan, RSD dr. Soebandi menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Jika pada beberapa tahun sebelumnya kondisi keuangan rumah sakit sempat menghadapi tantangan yang cukup berat, maka pada tahun 2026 terjadi peningkatan yang signifikan. Berdasarkan enam indikator kesehatan keuangan, seluruh indikator menunjukkan kategori sehat, termasuk tingkat kemandirian rumah sakit yang kini berada dalam kondisi baik.

Adapun pada aspek non-keuangan, kinerja rumah sakit juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Evaluasi pada berbagai perspektif pelayanan, khususnya perspektif pelanggan dan perspektif pelayanan, menunjukkan capaian yang baik dan terus mengalami peningkatan.

Kunjungan kerja ini menjadi bukti komitmen bersama antara Dewan Pengawas dan manajemen RSD dr. Soebandi dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin profesional, inovatif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dengan berbagai program transformasi yang tengah dijalankan, RSD dr. Soebandi optimis dapat terus berkembang sebagai rumah sakit rujukan yang unggul, modern, dan terpercaya bagi masyarakat Jember dan sekitarnya.

Galeri Foto