Bakesbangpol Dukung Inovasi Daerah untuk Jember Maju
- 02 Juli 2026
- Dibaca 39 Kali
Bagikan Via:
Bakesbangpol Dukung Inovasi Daerah untuk Jember Maju
JEMBER, 02 JULI 2026 - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan daerah melalui penguatan sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Langkah strategis tersebut mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) Kajian Pengaruh APBD terhadap Pengentasan Kemiskinan, Penyusunan Master Plan Daya Tarik Wisata, serta Kick-off Innovative Government Award (IGA) 2026 yang digelar di Aula Timur Pemkab Jember, Kamis 02 Juli 2026.
Kegiatan yang diinisiasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jember bersama Laboratorium Pengembangan Ekonomi Pembangunan (LPEP) FEB Universitas Airlangga itu menjadi forum penting untuk merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih adaptif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, Bakesbangpol Jember yang diwakili Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan (Sosbudagormas), Mega Wulandari, S.STP., M.M., turut aktif memberikan masukan strategis. Salah satu pembahasan utama adalah evaluasi pengaruh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) periode 2015–2024 terhadap penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Jember.
Tak hanya soal pengentasan kemiskinan, forum juga menyoroti pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Dalam sesi penyusunan Master Plan Daya Tarik Wisata, Bakesbangpol memberikan sejumlah masukan konkret terkait penguatan destinasi wisata, peningkatan kualitas layanan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Sementara itu, Kick-off Innovative Government Award (IGA) 2026 menjadi momentum tersendiri bagi Bakesbangpol Jember. Dalam kesempatan tersebut, Bapperida Jember memberikan apresiasi atas konsistensi inovasi JKREP yang berhasil masuk penilaian IGA selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2023, 2024, dan 2025.
Keberhasilan JKREP dinilai sebagai salah satu praktik baik dalam pelayanan publik yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tahun ini, Bakesbangpol kembali didorong untuk menghadirkan inovasi baru yang tidak hanya kompetitif di tingkat nasional, tetapi juga mampu meningkatkan efektivitas birokrasi dan kualitas pelayanan publik.
Sebagai tindak lanjut hasil forum, Bakesbangpol Jember langsung mengagendakan brainstorming dan konsolidasi internal bersama berbagai elemen strategis, mulai dari Badan Nasional Politik (Banpol), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), hingga unsur Wasdin, Satgas Premanisme, dan Satgas P4GN.
Kepala Bidang Sosbudagormas Bakesbangpol Jember, Mega Wulandari, menegaskan bahwa stabilitas dan kondusivitas wilayah merupakan fondasi utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
“Kami siap mendukung penuh kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Lewat optimalisasi instrumen yang kami miliki, Bakesbangpol akan memastikan stabilitas daerah tetap terjaga, karena keamanan adalah modal utama untuk mengentaskan kemiskinan dan memajukan pariwisata Jember,” ujarnya.
Mega menambahkan, capaian inovasi JKREP pada tahun-tahun sebelumnya menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Bakesbangpol untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan demi mewujudkan Jember yang semakin maju.
Sementara itu, Surat Edaran terkait pelaksanaan teknis IGA 2026 saat ini masih dalam proses finalisasi penandatanganan oleh Bupati Jember sebagai regulasi resmi tahapan penilaian. (but)