Diserbu Warga, Operasi Pasar Murah di Pasar Tanjung Jember Laris Sejak Pagi
- 12 Mei 2026
- Dibaca 109 Kali
Bagikan Via:
Diserbu Warga, Operasi Pasar Murah di Pasar Tanjung Jember Laris Sejak Pagi
JEMBER, 12 MEI 2026 – Suasana berbeda tampak di area Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, Selasa pagi, 12 Mei 2026. Sejak sebelum kegiatan dimulai, ratusan warga sudah memadati lokasi operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag).
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, terutama karena operasi pasar kali ini menyediakan paket kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Warga dari berbagai wilayah di sekitar Kota Jember rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan paket sembako murah berupa beras dan minyak goreng. Operasi pasar tersebut menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan masyarakat di tengah melonjaknya harga bahan pokok penting, khususnya minyak goreng yang di sejumlah pasar tradisional telah menembus harga Rp20.000 per liter.
Berbeda dengan operasi pasar sebelumnya, kali ini Diskopumdag menerapkan sistem bundling atau penjualan paket. Dalam satu paket, masyarakat mendapatkan beras 5 kilogram dan minyak goreng 1 liter sebanyak empat botol. Kebijakan tersebut diterapkan sebagai upaya pemerataan distribusi bahan pokok agar dapat dirasakan lebih banyak masyarakat.
Mantri Pasar Tanjung, Bambang Purwanto, mengatakan konsep bundling dilakukan agar penjualan lebih merata dan tidak terjadi pembelian berlebihan oleh pihak tertentu.
“Memang kami menyiasati dengan konsep bundling atau paketan ini agar merata. Kalau tidak dibatasi, dikhawatirkan banyak yang membeli lebih dari jatah per orang,” ujarnya.
Kebijakan bundling ini pun disambut positif oleh masyarakat. Selain dianggap lebih efektif, sistem tersebut juga dinilai mampu mencegah aksi borong oleh oknum tertentu yang ingin membeli dalam jumlah besar. Dengan demikian, distribusi bahan pokok murah dapat menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan.
Sejak pagi hari, antrean warga terlihat mengular di beberapa titik area Pasar Tanjung. Banyak warga mengaku sengaja datang lebih awal karena khawatir kehabisan stok. Sebagian bahkan sudah hadir sebelum petugas membuka layanan penjualan operasi pasar.
Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin, tidak hanya saat harga bahan pokok mengalami kenaikan tinggi. Menurut mereka, operasi pasar menjadi solusi nyata yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Tingginya minat masyarakat terhadap operasi pasar murah kali ini tidak terlepas dari kondisi harga bahan pokok yang masih fluktuatif dalam beberapa pekan terakhir. Minyak goreng menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Jember.
Kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat mulai tertekan. Banyak ibu rumah tangga mengeluhkan tingginya pengeluaran harian untuk kebutuhan dapur, terutama minyak goreng yang menjadi kebutuhan pokok utama.
Melihat kondisi tersebut, Diskopumdag Jember terus berupaya menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau melalui operasi pasar murah yang dilaksanakan secara berkala di sejumlah pasar tradisional.
Pasar Tanjung sendiri menjadi salah satu lokasi yang rutin dijadikan titik pelaksanaan operasi pasar karena memiliki aktivitas perdagangan yang cukup tinggi serta menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakat Kota Jember.
Kegiatan operasi pasar tersebut juga mendapat perhatian dari para pedagang pasar. Sebagian pedagang menilai operasi pasar mampu membantu menjaga stabilitas harga di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya stabil. (hna)