Perwakilan Bakesbangpol Jember Hadiri Rakor Evaluasi KLA 2026, Perkuat Komitmen Menuju Predikat Utama
- 31 Maret 2026
- Dibaca 181 Kali
Bagikan Via:
Perwakilan Bakesbangpol Jember Hadiri Rakor Evaluasi KLA 2026, Perkuat Komitmen Menuju Predikat Utama
JEMBER, 31 MARET 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan hak anak dengan menghadiri Rapat Koordinasi Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026 yang digelar di Aula Bawah Timur Sekretariat Kabupaten Jember, Selasa 31 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Bakesbangpol Jember diwakili oleh Sekretaris Bakesbangpol, Poerwahjoedi, SE, MM. Kehadiran perwakilan Bakesbangpol menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mendorong peningkatan capaian KLA Kabupaten Jember yang saat ini berada pada kategori Nindya menuju target predikat Utama pada tahun 2026.
Rapat koordinasi yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan Sekretariat Kabupaten Jember. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa keberhasilan Kabupaten Layak Anak memerlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk peran strategis perangkat daerah seperti Bakesbangpol dalam membangun ketahanan sosial dan memperkuat peran organisasi kemasyarakatan.
Kehadiran Poerwahjoedi mewakili Bakesbangpol tidak hanya sebagai bentuk partisipasi formal, namun juga sebagai wujud dukungan nyata dalam upaya perlindungan anak yang terintegrasi. Bakesbangpol memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi dan kolaborasi antar elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, yang menjadi salah satu pilar dalam mewujudkan lingkungan ramah anak.
Rakor ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya Kepala DPMD, perwakilan Kementerian Agama, Panitera Pengadilan Negeri Jember, Kanit PPA Polres Jember, TP-PKK, serta sejumlah organisasi masyarakat dan lembaga perlindungan anak. Selain itu, turut hadir perwakilan perguruan tinggi, rumah sakit, instansi vertikal, dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pemaparan evaluasi KLA Tahun 2024 oleh Kepala Bidang Perlindungan Anak. Dalam pemaparan tersebut dijelaskan bahwa Kabupaten Jember saat ini berada pada peringkat Nindya, yang menunjukkan capaian cukup baik namun masih memerlukan peningkatan untuk mencapai level tertinggi.
Melalui forum ini, seluruh peserta, termasuk Bakesbangpol, terlibat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai masukan disampaikan guna memperkuat pemenuhan indikator penilaian KLA 2026, yang mencakup berbagai aspek mulai dari hak sipil anak, lingkungan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan khusus.
Sekretaris Bakesbangpol Jember, Poerwahjoedi, menegaskan bahwa keterlibatan aktif seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Ia menilai bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga vertikal, dan organisasi masyarakat harus terus diperkuat agar program-program perlindungan anak dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
“Bakesbangpol siap mendukung penguatan koordinasi lintas sektor, khususnya dalam memberdayakan organisasi kemasyarakatan agar turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi anak,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keberhasilan meraih predikat Utama tidak hanya bergantung pada kelengkapan data administratif, tetapi juga implementasi nyata di lapangan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat utama.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen bersama. Dengan keterlibatan aktif Bakesbangpol dan seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kabupaten Jember optimistis mampu meningkatkan capaian KLA pada tahun 2026.
Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi berkelanjutan. Kehadiran Bakesbangpol dalam forum ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa aspek sosial, kemasyarakatan, dan ketahanan nasional turut mendukung terwujudnya Kabupaten Jember sebagai daerah yang benar-benar layak bagi tumbuh kembang anak. (but)