logo ppid jember kim
Oleh : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah

Akselerasi Program Perhutanan Sosial, Bapperida Jember Gelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Dokumen IAD

  • 12 Agustus 2026
  • Dibaca 28 Kali
Bagikan Via:
akselerasi-program-perhutanan-sosial-bapperida-jember-gelar-rapat-koordinasi-tindak-lanjut-dokumen-iad-20260813

Akselerasi Program Perhutanan Sosial, Bapperida Jember Gelar Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Dokumen IAD

JEMBER, 12 AGUSTUS 2026 – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Jember mematangkan implementasi Dokumen Integrasi Area Pembangunan (IAD) Perhutanan Sosial melalui Rapat Koordinasi di Aula Bapperida Jember, Rabu 12 Agustus 2026. Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola lingkungan berbasis pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri jajaran Bapperida Jember, Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Jember beserta tim, serta perwakilan Aliansi Relawan untuk Penyelamatan Alam (ARuPA). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut konkret dari kick-off meeting program perhutanan sosial yang telah digelar pada 9 Juli 2026 lalu.

Dalam kemitraan strategis ini, ARuPA, LSM asal D.I. Yogyakarta yang bergerak di bidang pelestarian sumber daya alam, memperoleh dukungan dari Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH). Mendapat alokasi program hingga Mei 2027, Kabupaten Jember terpilih menjadi salah satu lokasi utama pelaksanaan program "Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan Inisiasi Pembiayaan Campuran untuk Social Forestry Enterprises di Jawa Timur".

Program perhutanan sosial di Kabupaten Jember berfokus pada tata kelola hutan berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sekitar kawasan hutan secara langsung. Pendekatan ini ditargetkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjadi instrumen efektif untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem di wilayah pinggiran hutan.

Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bapperida Kabupaten Jember, Muhammad Zuhdi, S.E., menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merealisasikan poin strategis yang tertuang dalam dokumen IAD.

"Melalui rapat koordinasi hari ini, kami berharap kegiatan dapat berlanjut ke tahap Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan multipihak. Dengan demikian, seluruh pemangku kepentingan dalam dokumen IAD Perhutanan Sosial dapat berkontribusi aktif, mulai dari penguatan kelembagaan masyarakat di lapangan hingga pengembangan rantai pemasaran produk," papar Zuhdi.

Sebagai langkah awal penguatan sinergi tersebut, Bapperida Jember bersama CDK dan ARuPA menjadwalkan FGD multipihak pada akhir Agustus 2026. Forum ini diharapkan mampu mengonsolidasikan komitmen seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan kelestarian fungsi hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jember. (tqr)

Galeri Foto