logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Antisipasi Bencana Urban, Kelurahan Sumbersari Pacu Peta Evakuasi dan Destana

  • 12 Juni 2026
  • Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
antisipasi-bencana-urban-kelurahan-sumbersari-pacu-peta-evakuasi-dan-destana-20260612

Antisipasi Bencana Urban, Kelurahan Sumbersari Pacu Peta Evakuasi dan Destana

JEMBER, 12 JUNI 2026 – Sebagai upaya strategis meminimalisasi dampak potensi bencana alam, Pemerintah Kelurahan Sumbersari menggelar Sosialisasi dan Edukasi Kelurahan Tangguh Bencana (Destana) di Pendopo Kelurahan, Jumat malam, 12 Juni 2026. Acara ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sistem mitigasi berbasis masyarakat di wilayah perkotaan Jember.

Kegiatan dibuka resmi oleh Kasi PMKS Kecamatan Sumbersari, Nanang Hidayat, SPd, MPd, mewakili Camat. Nanang menekankan pentingnya kesiapsiagaan mandiri sebelum bantuan otoritas tiba. "Bencana tidak pernah kita duga, namun tidak boleh diabaikan. Wadah institusionalnya sudah dibentuk Pak Lurah melalui Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB). Sekarang saatnya kita mengisi 'perabot' rumah tersebut dengan edukasi konkret. Warga jangan menunggu bencana datang baru belajar. Mulailah dari simulasi mandiri di tingkat lingkungan," tegas Nanang.

Sementara itu, Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, ST, menyatakan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata komitmen kelurahan dalam membangun ketangguhan masyarakat dari level terbawah. "Melalui pengaktifan kembali budaya gotong royong dan pemetaan titik rawan, kami ingin memastikan seluruh warga termasuk kelompok rentan seperti lansia dan disabilitas paham betul apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan sesudah bencana terjadi," jelas Bhatara.

Kawasan Sumbersari memiliki kerawanan urban seperti luapan sungai, kebakaran, dan pohon tumbang. Merespons hal itu, perwakilan BPBD Jember melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Maryani, S.Kom, MM, mengapresiasi gerak cepat ini demi pemutakhiran dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Jember yang habis masa berlakunya pada 2026.

"Kami mengejar target pemetaan risiko di 248 desa dan kelurahan se-Kabupaten Jember karena dokumen KRB daerah harus diperbarui untuk 2027. Peta risiko dan jalur evakuasi dari Sumbersari ini sangat krusial untuk diintegrasikan. Target kami, data dari seluruh desa/kelurahan sudah masuk paling lambat 29 Juni mendatang," urai perwakilan BPBD.

BPBD menambahkan, data BMKG menunjukkan Sumbersari masih aman dari kekeringan ekstrem dibanding wilayah tetangga. Namun, pasokan air bersih tetap disiagakan melalui SOP pelaporan berjenjang. Acara malam itu ditutup dengan pemaparan manajemen kedaruratan serta simulasi taktis oleh tim reaksi cepat BPBD Jember. (dan)

Galeri Foto