Ancak Agung Jember Jadi Etalase Potensi Desa, DPMD Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- 22 Agustus 2026
- Dibaca 6 Kali
Bagikan Via:
Ancak Agung Jember Jadi Etalase Potensi Desa, DPMD Dorong Produk Lokal Naik Kelas
JEMBER, 22 Agustus 2026 โ Ada cara berbeda Kabupaten Jember memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus HUT ke-81 Republik Indonesia. Bukan sekadar seremoni, masyarakat diajak merayakan momentum tersebut dengan mengangkat kekuatan lokal melalui gelaran Ancak Agung & Sholawatan di Alun-Alun Jember, Sabtu (22/8).
Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah Jember ikut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang memadukan unsur religius, budaya dan potensi lokal. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kirab budaya dengan target 1.000 ancak.
Bagi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, konsep tersebut memiliki pesan yang lebih luas. Ancak tidak hanya dipandang sebagai bagian dari tradisi masyarakat, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan potensi ekonomi lokal yang tumbuh di desa.
Terlebih, salah satu target rekor MURI dalam kegiatan tersebut adalah Ancak Makanan Khas Daerah Kabupaten Jember berbahan suwar-suwir tertinggi. Suwar-suwir yang selama ini dikenal sebagai salah satu produk khas Jember menjadi simbol bahwa kekayaan lokal dapat dikemas menjadi bagian dari kegiatan berskala besar.
Kepala DPMD Kabupaten Jember, Adi Wijaya, S.STP, M.Si, menilai potensi seperti itu perlu terus dikembangkan agar masyarakat desa tidak hanya menjadi pelaku kegiatan, tetapi juga mampu melihat peluang ekonomi di balik kekayaan tradisi dan produk lokal.
โSetiap desa memiliki potensi yang berbeda. Ada produk makanan, kerajinan, budaya maupun tradisi yang bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi. Tugas kita adalah mendorong agar potensi tersebut semakin dikenal, memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat bagi masyarakat,โ ujar Adi Wijaya.
Menurutnya, pembangunan desa tidak bisa dilepaskan dari kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi yang ada di lingkungannya.
Selain kirab budaya, kegiatan diawali dengan Khotmil Qurโan yang melibatkan 31 kecamatan, Pendopo dan Pemkab Jember. Pada malam harinya, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengajian dan sholawatan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Republik Indonesia.
DPMD Jember melihat perpaduan agama, budaya dan ekonomi lokal tersebut sebagai kekuatan yang dapat mempererat hubungan masyarakat sekaligus membuka ruang promosi bagi berbagai potensi desa. (Ach)