DWP Dispendik Jember Gelar Pelatihan Afiliator, Dorong Anggota Melek Digital dan Kreatif Berkarya
- 19 Mei 2026
- Dibaca 106 Kali
Bagikan Via:
DWP Dispendik Jember Gelar Pelatihan Afiliator, Dorong Anggota Melek Digital dan Kreatif Berkarya
JEMBER, 19 MEI 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember kembali menggelar kegiatan rutin bulanan yang berlangsung di Aula Dispendik Jember, Selasa 19 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan Dispendik Jember bersama para anggota dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Jember.
Kegiatan rutin yang dikemas dengan suasana hangat dan penuh semangat itu menghadirkan pelatihan bertema digital kreatif dengan materi “Menjadi Afiliator di Era Digital” yang disampaikan oleh Ana Astrea dari SMP Negeri 5 Silo. Pelatihan ini bertujuan memberikan wawasan baru kepada para anggota Dharma Wanita agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkan media digital secara positif serta produktif.
Sejak pagi hari, Aula Dispendik Jember tampak ramai dipenuhi peserta yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota, kegiatan tersebut juga menjadi wadah peningkatan keterampilan dan pengetahuan di tengah perkembangan dunia digital yang semakin pesat.
Ketua DWP Dispendik Jember, Widianie Avianyie Arief, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan rutin DWP bukan sekadar agenda pertemuan biasa, melainkan sarana pemberdayaan perempuan agar semakin mandiri, kreatif, dan mampu berkembang mengikuti zaman.
“Kegiatan rutin hari ini menjadi salah satu upaya kami untuk terus memberikan manfaat bagi seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Dispendik Jember. Kami ingin para anggota tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki wawasan dan keterampilan baru yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini membuka banyak peluang, termasuk bagi ibu-ibu dan perempuan untuk ikut berkarya melalui media sosial maupun platform digital lainnya.
“Di era sekarang, perempuan juga harus melek digital. Pelatihan affiliator ini sangat menarik karena bisa menjadi peluang baru untuk menambah kreativitas bahkan membantu ekonomi keluarga. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan nantinya mampu mempraktikkan ilmu yang didapat,” tambahnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif ketika sesi pelatihan dimulai. Ana Astrea dari SMP Negeri 5 Silo membagikan pengalaman serta pengetahuan mengenai dunia afiliator yang kini berkembang pesat di berbagai platform media sosial. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan dasar-dasar menjadi afiliator, cara membuat konten yang menarik, hingga strategi membangun personal branding di media digital.
Menurut Ana Astrea, profesi afiliator saat ini menjadi salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan siapa saja, termasuk para ibu rumah tangga maupun anggota organisasi perempuan seperti Dharma Wanita.
“Menjadi afiliator bukan hanya soal jualan produk, tetapi bagaimana kita mampu membangun komunikasi yang baik melalui konten kreatif. Saat ini peluang digital terbuka sangat luas dan bisa dimanfaatkan oleh siapa saja selama mau belajar dan konsisten,” jelasnya di hadapan peserta.
Ia juga menyampaikan bahwa penggunaan media sosial secara positif dapat memberikan dampak besar, terutama dalam meningkatkan kemampuan komunikasi dan kreativitas seseorang.
“Banyak ibu-ibu sebenarnya punya potensi besar untuk berkembang di media sosial. Tinggal bagaimana mereka percaya diri untuk mulai belajar membuat konten, memahami produk, dan menyampaikan informasi dengan menarik,” katanya.
Dalam sesi praktik, peserta tampak antusias mencoba membuat konsep konten sederhana menggunakan telepon genggam masing-masing. Beberapa peserta juga aktif bertanya mengenai cara memilih produk afiliator, teknik editing video singkat, hingga tips agar konten lebih menarik dan mudah menjangkau audiens.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta karena dinilai memberikan ilmu baru yang relevan dengan perkembangan zaman. Selain itu, suasana pelatihan yang santai dan komunikatif membuat peserta lebih mudah memahami materi yang diberikan.
Selain sesi pelatihan, kegiatan rutin DWP Dispendik Jember juga diisi dengan silaturahmi antaranggota dan diskusi ringan mengenai berbagai program organisasi ke depan. Momentum tersebut sekaligus menjadi penguatan solidaritas dan kekompakan antaranggota.
Ketua DWP Dispendik Jember, Widianie Avianyie Arief, berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tema-tema yang bermanfaat dan sesuai kebutuhan anggota.
“Kami ingin Dharma Wanita menjadi organisasi yang terus berkembang dan mampu memberikan dampak positif bagi anggotanya. Ke depan kami akan terus menghadirkan kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan tentunya mendukung peningkatan kapasitas perempuan,” tuturnya. (hz)