Apresiasi Dedikasi Tokoh Agama, Pemkab Jember Salurkan Honorarium Tahap I di Karangbayat Sumberbaru
- 13 Maret 2026
- Dibaca 141 Kali
Bagikan Via:
Apresiasi Dedikasi Tokoh Agama, Pemkab Jember Salurkan Honorarium Tahap I di Karangbayat Sumberbaru
JEMBER, 13 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember resmi menyalurkan honorarium tahap pertama tahun 2026 bagi para tokoh keagamaan di Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru.
Langkah ini menjadi wujud nyata apresiasi pemerintah terhadap sosok-sosok yang menjadi garda terdepan dalam membina karakter dan spiritualitas masyarakat di tingkat desa.
Penyerahan dilakukan di Balai Desa Karangbayat pada Selasa pagi, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Tercatat sebanyak 142 penerima manfaat hadir dalam kegiatan tersebut, yang terdiri atas guru mengaji Muslim, guru kitab suci non-Muslim, serta petugas Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N).
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan atas peran krusial para tokoh agama.
Kehadiran para pendidik keagamaan di desa dinilai memiliki kontribusi besar, tidak hanya dalam mentransfer ilmu agama, tetapi juga menjaga harmonisasi sosial dan membangun karakter generasi muda Jember.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa peran guru mengaji, guru kitab suci, dan P3N melampaui sekadar pendidikan formal.
Menurutnya, mereka adalah penjaga nilai moral dan ketertiban sosial di tengah masyarakat. Ia berkomitmen agar pemerintah daerah terus memberikan perhatian konsisten melalui program honorarium yang disalurkan secara bertahap setiap tahun.
"Para guru mengaji, guru kitab suci, serta P3N telah menjalankan tugas pengabdian yang sangat penting bagi masyarakat. Pemerintah daerah berupaya memberikan bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut melalui program honorarium ini," ujar Fawait.
Penyaluran ini juga menjadi kelanjutan program strategis di bawah kepemimpinan Bupati Fawait untuk memperkuat dukungan terhadap pendidikan keagamaan berbasis masyarakat.
Apalagi, momentum penyaluran yang bertepatan dengan bulan Ramadan serta menjelang libur Hari Raya Nyepi dan Idulfitri diharapkan dapat meringankan beban ekonomi para penerima dalam memenuhi kebutuhan keluarga menyambut hari besar.
Salah seorang penerima, Ustazah Halimah, mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian pemerintah daerah. “Bantuan tersebut merupakan bentuk pengakuan konkret atas kerja keras para guru yang selama ini membimbing anak-anak di pelosok desa,” ucapnya, Jumat 13 Maret 2026.
Program ini sekaligus mencerminkan semangat inklusivitas di Kabupaten Jember. Dengan menyasar guru mengaji Muslim maupun pengajar kitab suci non-Muslim, kebijakan ini mempertegas komitmen pemerintah dalam merawat keberagaman dan kerukunan antarumat beragama.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap pendidikan keagamaan di tingkat desa dapat terus bertumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi masa depan generasi muda Jember. (jh8)