Warga Semboro Rasakan Manfaat Pasar Murah, Belanja Lebih Hemat Berkat Respons Cepat Pemerintah
- 26 Juni 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
Warga Semboro Rasakan Manfaat Pasar Murah, Belanja Lebih Hemat Berkat Respons Cepat Pemerintah
JEMBER, 26 JUNI 2026 – Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi saat Pasar Murah digelar di Balai Desa Semboro, Kecamatan Semboro pada Kamis, 25 Juni 2026. Banyak warga datang untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui layanan Wadul Gus'e ditindaklanjuti dengan aksi yang langsung dirasakan manfaatnya.
Pasar Murah diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat terkait tingginya harga bahan pokok penting (bapokting) di Kecamatan Semboro.
Berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga produk UMKM dijual dengan harga di bawah harga pasar sehingga membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Pengendalian Barang Pokok Penting (Bapokting) Diskopumdag Kabupaten Jember, Lilik Makhfiyah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa manfaat Pasar Murah diharapkan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya di wilayah yang mengalami kenaikan harga sejumlah komoditas.
"Pasar Murah ini merupakan salah satu upaya kami dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang masuk melalui Wadul Gus'e. Harapannya, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga daya beli tetap terjaga," ujarnya.
Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Salah satunya Ajeng, istri dari warga yang sebelumnya menyampaikan aduan melalui Wadul Gus'e. Ia hadir langsung di lokasi Pasar Murah dan merasakan manfaat dari program tersebut.
"Alhamdulillah sudah terealisasi dan sangat membantu. Harga beras, minyak, telur dan gula jauh lebih murah dari harga pasar. Saya sangat menikmati dan ibu-ibu juga kelihatan happy. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jember khususnya Gus Fawait dan Wadul Gus’e yang sudah mendengarkan aspirasi kami. Semoga Pasar Murah seperti ini bisa terus berlanjut," ungkapnya.
Selain menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, Pasar Murah juga menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal yang turut memasarkan produknya kepada masyarakat. Kolaborasi antara Diskopumdag, Perum Bulog, OPD terkait, serta pemerintah desa menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Melalui Pasar Murah, Pemerintah Kabupaten Jember tidak hanya berupaya menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan setiap aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Wadul Gus'e memperoleh tindak lanjut yang nyata. Kehadiran program ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik bahwa setiap masukan warga menjadi perhatian pemerintah daerah dan diwujudkan dalam program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. (adh)