logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Ruas Jalan Kaliurang Kembali Mulus, Warga Soroti Truk Pasir Diduga Jadi Penyebab Rusak

  • 27 Juli 2026
  • Dibaca 24 Kali
Bagikan Via:
ruas-jalan-kaliurang-kembali-mulus-warga-soroti-truk-pasir-diduga-jadi-penyebab-rusak-20260728

Ruas Jalan Kaliurang Kembali Mulus, Warga Soroti Truk Pasir Diduga Jadi Penyebab Rusak

JEMBER, 27 JULI 2026 – Ruas Jalan Kaliurang kini kembali aman dan nyaman dilalui masyarakat. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Bina Marga sukses merampungkan penanganan jalan berlubang di kawasan tersebut pada Senin, 27 Juli 2026.

Perbaikan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin untuk menjaga kemantapan jalan sekaligus meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.

Sebagai salah satu akses dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, proses penambalan jalan di ruas Jalan Kaliurang memiliki tantangan tersendiri. Pekerjaan harus dilakukan di tengah padatnya arus lalu lintas yang terus mengalir.

Koordinator Wilayah Bina Marga DPUPR Kabupaten Jember Wilayah Sumbersari, Sariyanto, menjelaskan bahwa petugas dituntut bekerja ekstra waspada agar keselamatan personel maupun pengguna jalan tetap terjamin.

"Kalau pekerjaan dilakukan di jalan ramai seperti Jalan Kaliurang, tantangannya memang lebih besar. Tim harus benar-benar berhati-hati karena kendaraan terus melintas. Terkadang ada juga pengendara yang tidak mau mengalah satu sama lain," ujar Sariyanto.

Selain faktor teknis dan keselamatan, Sariyanto selalu mengimbau seluruh personel URC untuk mengedepankan etika saat bertugas di lapangan.

"Kami selalu menginstruksikan Tim URC agar lebih santun kepada para pengendara. Keselamatan pekerja dan kenyamanan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama," tambahnya.

Perbaikan ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Ima, seorang pengendara yang saban hari melintasi Jalan Kaliurang, mengaku kondisi jalan kini jauh lebih nyaman. Namun, ia menyuarakan pandangannya terkait penyebab jalan di kawasan tersebut yang terbilang kerap bergelombang dan cepat rusak.

"Menurut saya, jalan cepat bergelombang karena banyak truk bermuatan pasir yang mengambil material dari sekitar gumuk atau bukit di kawasan ini. Muatannya berat, jadi jalan lebih cepat rusak. Kalau cuaca panas, debu dari truk-truk material itu juga cukup mengganggu," ungkap Ima.

Meskipun keluhan tersebut merupakan pandangan warga, secara umum kerusakan jalan memang dipengaruhi oleh pelbagai faktor teknis. Beban lalu lintas, usia konstruksi, sistem drainase, curah hujan tinggi, hingga kepatuhan muatan kendaraan (overdimension over-load) menjadi determinan utama kualitas jalan.

Menanggapi hal tersebut, DPUPR Kabupaten Jember mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kualitas infrastruktur jalan. Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan kendaraan sesuai kapasitas muatan, serta aktif melaporkan titik kerusakan jalan agar dapat segera ditangani oleh petugas. (and)

Galeri Foto