Dam Manggis Sempat Jebol, DPUPR Jember Pasang Bronjong untuk Perkuat Struktur Sungai
- 13 Maret 2026
- Dibaca 200 Kali
Bagikan Via:
Dam Manggis Sempat Jebol, DPUPR Jember Pasang Bronjong untuk Perkuat Struktur Sungai
JEMBER, 13 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur pengairan di Dam Manggis yang sempat jebol akibat derasnya aliran sungai. Penanganan dilakukan dengan pemasangan bronjong guna memperkuat struktur bangunan sekaligus mencegah kerusakan yang lebih luas.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga fungsi dam tetap optimal, terutama dalam mengatur aliran air serta melindungi area sekitar dari potensi penggerusan tebing sungai.
Koordinator Pengairan DPU Kabupaten Jember, Suradi, menjelaskan bahwa pemasangan bronjong merupakan solusi teknis yang umum digunakan dalam penanganan kerusakan tanggul maupun bangunan air.
“Pemasangan bronjong ini dilakukan sebagai langkah penanganan untuk memperkuat struktur dam sekaligus menahan aliran air sungai agar tidak semakin menggerus bagian tebing maupun bangunan yang ada di sekitarnya,” ujar Suradi, Jumat 13 Maret 2026.
Bronjong sendiri merupakan konstruksi yang terbuat dari anyaman kawat baja yang diisi batu-batu besar. Struktur tersebut berfungsi sebagai penahan arus air sekaligus memperkuat tebing sungai agar tidak mudah terkikis.
Menurut Suradi, penggunaan bronjong cukup efektif untuk menahan tekanan arus air yang deras, sekaligus meminimalisasi potensi kerusakan lanjutan pada bangunan pengairan.
“Dengan bronjong, aliran air bisa lebih terkendali. Selain itu, material batu di dalamnya mampu meredam energi arus sehingga tidak langsung menghantam struktur bangunan,” jelasnya.
Selain sebagai penanganan darurat, perbaikan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur pengairan. Keberadaan dam dan jaringan irigasi memiliki peran vital dalam mendukung sektor pertanian serta menjaga keseimbangan tata air di wilayah sekitar.
Melalui penanganan tersebut, kondisi Dam Manggis diharapkan kembali stabil dan mampu menahan tekanan aliran air sungai, terutama saat debit meningkat pada musim hujan.
Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan akan terus melakukan pemantauan serta perawatan berkala terhadap infrastruktur pengairan. Upaya ini dilakukan agar kerusakan dapat segera ditangani dan fungsi bangunan air tetap terjaga demi mendukung aktivitas masyarakat, khususnya para petani di wilayah sekitar.