logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Jembatan Warga-Pemerintah, Kelurahan Baratan Perkuat Peran RT/RW Lewat Pendekatan Hati

  • 18 Juni 2026
  • Dibaca 32 Kali
Bagikan Via:
jembatan-warga-pemerintah-kelurahan-baratan-perkuat-peran-rtrw-lewat-pendekatan-hati-20260619

Jembatan Warga-Pemerintah, Kelurahan Baratan Perkuat Peran RT/RW Lewat Pendekatan Hati

JEMBER, 18 JUNI 2026 - Menanggapi kebutuhan masyarakat yang kian beragam dan dinamis, Pemerintah Kelurahan Baratan menegaskan komitmennya memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta memperkokoh sinergi sosial antar perangkat RT dan RW.

Langkah ini dibawa ke dalam Rapat Koordinasi Penguatan Peran RT/RW se-Kecamatan Patrang, yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Patrang, Kamis 18 Juni 2026.

Acara yang strategis ini dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, S.STP., M.Si. Turut hadir mendampingi, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Rachman Hidayat, S.Sos., serta Camat Patrang, Ajib, S.I.P.

Berbeda dengan pendekatan umum yang lebih banyak berfokus pada aspek teknis, Kelurahan Baratan memiliki cara pandang tersendiri. Wilayah ini menitikberatkan pada konsep “pelayanan humanis” sebagai landasan utama kerja para pengurus RT dan RW.

Di Baratan, RT dan RW diposisikan sebagai jembatan komunikasi yang kokoh antara masyarakat dan pemerintah kelurahan. Kedekatan emosional dan hubungan personal dianggap sebagai kunci utama untuk memetakan potensi masalah sejak dini, sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Pendekatan ini dinilai sangat pas untuk karakteristik warga Baratan yang heterogen, namun sangat menjunjung tinggi nilai gotong royong.

Sekretaris Kelurahan Baratan, Denny Wijiyati, S.AP., menegaskan bahwa peran RT/RW adalah fondasi keharmonisan lingkungan. Baginya, teknologi hanyalah alat bantu, namun kekuatan pelayanan publik sejati lahir dari kedekatan hati dan komunikasi langsung dengan warga.

“Bagi kami di Kelurahan Baratan, Rakor ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini ajang membekali RT/RW agar tanggap tidak hanya soal administrasi, tapi juga peka terhadap gejala sosial di sekitarnya. Mereka harus mampu mendeteksi masalah lebih awal agar lingkungan tetap aman dan damai,” ujar Denny.

Lebih jauh, Denny menambahkan, pengurus RT/RW yang kompeten menjadi kunci keberhasilan program pemerintah. Kehadiran mereka di lapangan menjamin penyaluran bantuan sosial hingga program pemberdayaan masyarakat Kabupaten Jember bisa berjalan tepat sasaran, adil, dan merata.

Sementara itu, Staf Bidang Pemerintahan dan Pelayanan Umum Kelurahan Baratan, Suparno, menyoroti peran vital RT/RW dalam hal validasi data. Ia menyebut para pengurus ini adalah mata dan telinga pemerintah di garis terdepan.

“Ketelitian Bapak dan Ibu pengurus dalam mendata warga, memverifikasi kelayakan bantuan, hingga menjaga kerukunan, itu adalah bentuk pengabdian nyata. Di forum ini, kami tegaskan kembali: Kelurahan Baratan akan selalu mendampingi Anda. Kami pastikan Anda berani mengambil keputusan di lapangan selama tetap berpegang pada aturan,” tegas Suparno.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kelurahan Baratan menjamin ketersediaan saluran komunikasi yang terbuka selama 24 jam. Layanan ini disiapkan khusus bagi para pengurus RT/RW yang membutuhkan bimbingan atau penyelesaian masalah mendesak, agar tidak ada hambatan yang menghalangi pelayanan ke warga.

Pemerintah kelurahan berharap, sinergi yang terjalin ini terus dipupuk. Ke depannya, RT dan RW di Baratan tidak hanya dikenal sebagai pengurus administrasi, tetapi sebagai pelindung keamanan dan penjamin kesejahteraan warga.

Kegiatan ditutup dengan diskusi interaktif yang hidup. Para pengurus berkesempatan menyampaikan kendala lapangan secara langsung, sekaligus mempererat persaudaraan. Hasilnya, tercipta ekosistem lingkungan di Kelurahan Baratan yang semakin guyub, solid, dan saling mendukung. (fzr)

Galeri Foto