Donor Darah Rutin di Pendopo Wuluhan Libatkan Aparatur dan Masyarakat
- 01 Juli 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Donor Darah Rutin di Pendopo Wuluhan Libatkan Aparatur dan Masyarakat
JEMBER, 01 JULI 2026 – Aparatur Pemerintah Kecamatan Wuluhan bersama masyarakat mengikuti kegiatan donor darah rutin yang digelar di Pendopo Kecamatan Wuluhan, Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan agenda rutin setiap dua bulan sekali dan terbuka bagi masyarakat umum sebagai bagian dari upaya mendukung ketersediaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.
Peserta yang mengikuti donor darah berasal dari berbagai kalangan, mulai aparatur pemerintah, pegawai instansi mitra, hingga warga dari usia 20-an sampai pralansia. Sebelum mendonorkan darah, setiap calon pendonor menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan telah memenuhi persyaratan, di antaranya berusia 17–60 tahun, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, sehat jasmani dan rohani, tidak sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, telah beristirahat cukup, serta sudah sarapan.
Sekretaris Camat Wuluhan, Rizki Nur Wijaya, turut menjadi pendonor pada kegiatan tersebut. Menurutnya, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.
"Setetes darahmu adalah harapan banyak orang. Mari donor darah sesuai dengan slogan PMI, 'Donor Darah, Donor Kehidupan'," ujarnya usai mendonorkan darah.
Rizki mengatakan, kegiatan donor darah yang dilaksanakan secara berkala menjadi kesempatan bagi aparatur pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama berkontribusi membantu sesama. Ia berharap semakin banyak warga yang bersedia mendonorkan darah secara sukarela sesuai kondisi kesehatan dan ketentuan yang berlaku.
Salah seorang warga, Mifta, mengikuti donor darah bersama suaminya. Ia mengaku telah menjadi pendonor sejak sebelum menikah sehingga kegiatan tersebut sudah menjadi bagian dari rutinitasnya.
"Sebelum menikah saya memang sudah rutin donor darah. Sekarang saya senang bisa donor bersama suami. Selain dapat membantu orang lain, saya juga merasa lebih tenang karena bisa ikut berkontribusi melalui donor darah," tuturnya.
Hal serupa disampaikan Ali Maksum, staf PKKU Kecamatan Wuluhan. Ia mengaku rutin mengikuti donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
"Saya rutin mendonor darah karena alasan kemanusiaan. Selain itu, donor darah juga baik untuk menjaga kesehatan," katanya.
Kegiatan donor darah rutin di Kecamatan Wuluhan tidak hanya menjadi sarana membantu memenuhi kebutuhan darah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Dengan melibatkan aparatur pemerintah dan warga, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong melalui aksi kemanusiaan yang dapat dilakukan secara sukarela.
Donor darah rutin di Pendopo Kecamatan Wuluhan dijadwalkan berlangsung setiap dua bulan sekali. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan dapat berpartisipasi sebagai pendonor untuk membantu menjaga ketersediaan stok darah bagi pelayanan kesehatan. (riz)