Simbak Gemas Warnai MPLS Ramah SDN Tamansari 04, Tanamkan Karakter dan PHBS Sejak Dini
- 23 Juli 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Simbak Gemas Warnai MPLS Ramah SDN Tamansari 04, Tanamkan Karakter dan PHBS Sejak Dini
JEMBER, 23 JULI 2026 – Siswa SDN Tamansari 04, Kecamatan Wuluhan, memperoleh pembekalan mengenai pendidikan karakter, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pencegahan perundungan (bullying), serta kedisiplinan dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah yang dikemas melalui Program Sinergi Muspika Plus bersama Guru Bimbingan Konseling untuk Generasi Emas (Simbak Gemas), Rabu, 22 Juli 2026.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menjadi bagian dari rangkaian MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan perilaku hidup sehat sejak dini.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Kantor Urusan Agama (KUA) Wuluhan, Puskesmas Lojejer, dan Koramil Wuluhan. Tahun ini, Simbak Gemas juga mulai menyasar jenjang sekolah dasar sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter sejak usia dini melalui kolaborasi lintas sektor.
Materi pertama disampaikan oleh penyuluh agama dari KUA Wuluhan, Kammiya Risqa. Ia mengajak para siswa memahami pentingnya adab dalam kehidupan sehari-hari serta mengenali ciri-ciri anak yang mandiri dan saleh. Menurutnya, karakter yang baik dibangun melalui kebiasaan sederhana, seperti mengucapkan salam, menghormati orang tua dan guru, berkata jujur, bertanggung jawab terhadap tugas, serta membiasakan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, tenaga kesehatan Puskesmas Lojejer, Ratih, menyampaikan materi tentang penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah. Ia mengajak para siswa membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, serta membuang sampah pada tempatnya sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit.
Materi berikutnya disampaikan oleh Wahyu dari Puskesmas Lojejer mengenai pencegahan perundungan (bullying). Ia menjelaskan bahwa perundungan dapat terjadi dalam bentuk fisik, verbal, maupun melalui media digital. Oleh karena itu, siswa diajak untuk saling menghormati, tidak mengejek teman, berani melapor kepada guru apabila mengetahui tindakan perundungan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Pada sesi terakhir, personel Koramil Wuluhan memberikan pembekalan mengenai pentingnya kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, tanggung jawab dalam belajar, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air sejak usia dini. Materi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi siswa dalam membangun karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Wuluhan, Heryani, S.E., mengatakan bahwa Simbak Gemas kini tidak hanya menyasar pelajar tingkat SMP dan MTs, tetapi juga mulai diperluas ke jenjang sekolah dasar agar pembentukan karakter dan kebiasaan hidup sehat dapat ditanamkan sejak dini.
"Pembentukan karakter tidak bisa menunggu anak memasuki usia remaja. Karena itu, Simbak Gemas mulai menyasar sekolah dasar agar peserta didik memiliki bekal mengenai adab, perilaku hidup bersih dan sehat, kepedulian terhadap sesama, serta kedisiplinan sejak awal. Sinergi antara sekolah, pemerintah, tenaga kesehatan, TNI, dan KUA diperlukan agar pembinaan terhadap anak berlangsung secara berkelanjutan," ujar Heryani.
Sementara itu, Kepala SDN Tamansari 04, Nur Hidayati, mengapresiasi kolaborasi seluruh narasumber yang telah memberikan edukasi kepada peserta didik selama pelaksanaan MPLS Ramah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada narasumber dari KUA Wuluhan, Puskesmas Lojejer, dan Koramil Wuluhan yang telah memberikan edukasi kepada peserta didik kami. Semoga seluruh siswa dan guru SDN Tamansari 04 dapat memahami, menaati, serta mengamalkan pesan-pesan yang telah disampaikan sehingga tercipta lingkungan sekolah yang sehat, aman, disiplin, dan saling menghargai," katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti penyampaian materi dan aktif menjawab pertanyaan dari para narasumber sebelum rangkaian MPLS Ramah dilanjutkan dengan agenda pengenalan lingkungan sekolah. (riz)