Pastikan Akuntabilitas sejak Perencanaan, Desa Darsono Arjasa Gelar Monitoring Proyek Tahap Nol Persen
- 02 April 2026
- Dibaca 193 Kali
Bagikan Via:
Pastikan Akuntabilitas sejak Perencanaan, Desa Darsono Arjasa Gelar Monitoring Proyek Tahap Nol Persen
JEMBER, 02 APRIL 2026 - Pemerintah Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, resmi memulai tahapan pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2026 melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) proyek tahap nol persen. Langkah ini diambil guna memastikan transparansi dan ketepatan sasaran sebelum pembangunan fisik dimulai.
Monitoring yang digelar pada Kamis, 02 April 2026 ini, melibatkan jajaran Pemerintah Desa, perwakilan Kecamatan Arjasa, tim teknis, serta unsur masyarakat setempat. Peninjauan ini difokuskan pada pengecekan dokumen administrasi hingga kesiapan lokasi proyek.
Kepala Desa Darsono, Holik, menyatakan bahwa monitoring sejak titik nol merupakan fondasi krusial bagi tata kelola pembangunan desa yang sehat. Menurutnya, pengawasan ketat di awal dapat mencegah potensi penyimpangan di masa mendatang.
"Kami ingin memastikan bahwa sejak tahap perencanaan, semua sudah sesuai dengan aturan dan kebutuhan masyarakat. Monitoring nol persen ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi fondasi penting agar pembangunan berjalan lancar, tepat sasaran, dan berkualitas," ujar Holik.
Proyek yang akan digarap dalam waktu dekat ini mencakup sejumlah infrastruktur dasar, di antaranya perbaikan jalan lingkungan, pembangunan saluran drainase, serta fasilitas umum lainnya. Sektor-sektor ini diklaim menjadi prioritas utama berdasarkan hasil serap aspirasi warga.
Dalam proses monev, tim gabungan memeriksa secara mendalam Rencana Anggaran Biaya (RAB), gambar teknis, hingga kesiapan lahan. Diskusi lapangan juga dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kendala teknis yang mungkin muncul saat konstruksi berjalan.
Langkah proaktif Pemerintah Desa Darsono mendapat respons positif dari pihak kecamatan. Sekretaris Kecamatan Arjasa, Satriyo, S.Pd., menilai praktik monitoring sejak tahap nol persen merupakan bentuk komitmen serius dalam menjaga kualitas pekerjaan.
"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Desa Darsono dalam melaksanakan monitoring sejak tahap awal. Ini menunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas pembangunan. Dengan pengawasan sejak nol persen, potensi kesalahan dapat diminimalisir," kata Satriyo.
Satriyo menambahkan, pihak kecamatan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan reguler untuk memastikan seluruh proyek di wilayah Arjasa berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
"Kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan. Kami berperan dalam membina agar tidak terjadi perbedaan pemahaman antara tim pelaksana dan regulasi yang ada," pungkasnya.
Melalui pendekatan transparan dan partisipatif ini, Desa Darsono diharapkan dapat menjadi percontohan bagi desa lain dalam hal akuntabilitas pembangunan yang melibatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. (aza)