Bagian Ekbang dan Bapenda Dampingi Pelayanan Homecare di Kecamatan Jenggawah
- 26 Agustus 2026
- Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
Bagian Ekbang dan Bapenda Dampingi Pelayanan Homecare di Kecamatan Jenggawah
Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember turut melakukan kunjungan dan pendampingan pelayanan Homecare di Kecamatan Jenggawah, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan secara langsung kepada masyarakat. Melalui Homecare, masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan dapat memperoleh pelayanan dengan lebih mudah karena petugas datang langsung ke lokasi tempat tinggal mereka.
Pada pelaksanaan kali ini, pelayanan Homecare menyasar masyarakat Lanjut Usia (Lansia) dan Penyandang Disabilitas. Dua kelompok tersebut menjadi perhatian karena sebagian di antaranya memiliki keterbatasan dalam mobilitas sehingga membutuhkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau.
Pelayanan Homecare di Kecamatan Jenggawah dibagi menjadi dua tim. Masing-masing tim menuju lokasi yang telah ditentukan, yaitu Desa Cangkring dan Desa Jatisari.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pihak Kecamatan Jenggawah, puskesmas, posyandu, pemerintah desa, hingga tenaga kesehatan. Dari Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan turut hadir Roodhin Firmana, S.Kom., selaku PPK Unit Bagian Ekbang. Sementara dari Bapenda Kabupaten Jember turut mendampingi Dian Nilawati selaku Kasubid Kepegawaian Bapenda dan Intan Wulandari selaku staf Bapenda.
Pendampingan juga mendapat dukungan langsung dari pihak Kecamatan Jenggawah yang dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Soetjahyo, S.P., M.M., selaku Camat Kecamatan Jenggawah. Selain itu, sejumlah pegawai dari Puskesmas Jenggawah turut terlibat dalam pelaksanaan pelayanan Homecare bersama tenaga medis yang bertugas.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui kondisi masing-masing penerima layanan. Pemeriksaan dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat yang dikunjungi.
Setelah pemeriksaan selesai, tenaga kesehatan memberikan obat sesuai dengan hasil pemeriksaan dan kebutuhan masing-masing pasien. Dengan cara tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemeriksaan, tetapi juga mendapatkan penanganan awal sesuai kondisi kesehatannya.
Pelayanan secara langsung seperti ini dinilai sangat membantu, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas yang mengalami kesulitan untuk datang sendiri ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Selain memberikan pelayanan kesehatan, kunjungan Homecare juga menjadi kesempatan bagi petugas untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat di lapangan. Dengan demikian, kebutuhan dan kendala yang dihadapi masyarakat dapat diketahui dengan lebih baik.
Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan bersama Bapenda turut mendampingi kegiatan tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran lintas unsur dalam kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi dan kolaborasi agar pelayanan yang diberikan dapat berjalan dengan baik serta tepat sasaran.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, puskesmas, posyandu, tenaga kesehatan, pemerintah desa, serta unsur terkait menjadi salah satu kunci dalam pelaksanaan Homecare. Dengan adanya kerja sama tersebut, pelayanan dapat dilakukan secara lebih terarah dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Melalui pelayanan Homecare, pemerintah terus mendorong agar masyarakat, termasuk kelompok yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan, tetap mendapatkan perhatian dan pelayanan kesehatan yang layak.
Kegiatan di Desa Cangkring dan Desa Jatisari diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, sinergi dan koordinasi lintas sektor diharapkan terus diperkuat sehingga pelayanan Homecare dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di Kabupaten Jember.
Pelayanan yang datang langsung kepada masyarakat menjadi salah satu bentuk nyata komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, mudah diakses, dan tepat sasaran, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan pendampingan secara langsung.