Bakesbangpol Jember Hadiri Diskusi Publik Geopolitik, Dorong Mitigasi Dampak Sosial Ekonomi di Jawa Timur
- 01 April 2026
- Dibaca 245 Kali
Bagikan Via:
Bakesbangpol Jember Hadiri Diskusi Publik Geopolitik, Dorong Mitigasi Dampak Sosial Ekonomi di Jawa Timur
SURABAYA, 01 APRIL 2026 – Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember, Poerwahjoedi, SE, MM, menghadiri Diskusi Publik bertema mitigasi dan solusi dampak sosial ekonomi akibat ketegangan geopolitik global, Rabu 01 April 2026.
Kegiatan ini digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur dan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 kantor Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur, Surabaya.
Kehadiran Poerwahjoedi dalam forum strategis tersebut mewakili Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam merespons dinamika global yang berpotensi memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi di tingkat lokal.
Diskusi ini secara khusus menyoroti ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang dinilai memiliki dampak luas, termasuk terhadap stabilitas ekonomi dan sosial di daerah.
Kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan Surat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur Nomor: 000/2971/209.1/2026 tertanggal 25 Maret 2026 tentang undangan diskusi publik. Forum tersebut dihadiri oleh perwakilan Bakesbangpol kabupaten/kota se-Jawa Timur serta narasumber dari Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur.
Dalam diskusi tersebut, para peserta mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai perkembangan geopolitik global yang kian dinamis. Narasumber menjelaskan bahwa konflik dan ketegangan antarnegara dapat berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap daerah, khususnya dalam sektor ekonomi seperti fluktuasi harga komoditas, ketidakstabilan pasar, hingga potensi gangguan distribusi logistik.
Selain itu, aspek sosial juga menjadi perhatian utama, mengingat situasi global dapat memicu keresahan masyarakat, terutama jika tidak diimbangi dengan informasi yang akurat dan langkah mitigasi yang tepat dari pemerintah.
Oleh karena itu, forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat pemahaman bersama serta menyusun langkah antisipatif yang terukur.
Poerwahjoedi menyampaikan bahwa keikutsertaan Bakesbangpol Jember dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas daerah dalam membaca dan merespons isu-isu strategis global.
“Melalui forum ini, kami memperoleh banyak informasi penting yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan di daerah, khususnya terkait stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Hasil dari diskusi publik tersebut menghasilkan sejumlah poin penting, di antaranya pemahaman yang lebih mendalam terkait dinamika geopolitik global dan potensi dampaknya terhadap Jawa Timur.
Selain itu, dipaparkan pula berbagai strategi mitigasi yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah, seperti penguatan sistem deteksi dini, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta optimalisasi peran perangkat daerah dalam menjaga stabilitas wilayah.
Penguatan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan Bakesbangpol kabupaten/kota juga menjadi salah satu fokus utama dalam forum tersebut. Sinergi yang kuat dinilai sangat penting untuk memastikan setiap daerah memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi potensi dampak yang mungkin timbul.
Selain itu, forum ini juga menghasilkan rekomendasi agar seluruh daerah meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi gangguan sosial ekonomi. Hal ini mencakup pemantauan situasi masyarakat, penguatan komunikasi publik, serta kesiapan dalam mengambil langkah cepat apabila terjadi gejolak yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
Tidak kalah penting, para peserta sepakat bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan daerah. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga masyarakat, diperlukan untuk menciptakan kondisi yang kondusif di tengah ketidakpastian global.
Dengan adanya diskusi publik ini, diharapkan seluruh daerah di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Jember, dapat semakin siap dalam menghadapi tantangan global yang berimplikasi pada kondisi lokal. Pemerintah daerah diharapkan mampu menerjemahkan hasil diskusi menjadi langkah konkret yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan situasi.
Partisipasi aktif Bakesbangpol Jember dalam forum ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas daerah melalui pendekatan yang strategis dan kolaboratif. Di tengah dinamika global yang terus berkembang, kesiapan dan sinergi menjadi kunci utama dalam memastikan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat tetap terjaga. (but)