logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Kaliwates

Bandara Notohadinegoro Bangkit, Rute Jember–Bali Resmi Mengudara

  • 09 Desember 2025
  • Dibaca 551 Kali
Bagikan Via:
bandara-notohadinegoro-bangkit-rute-jember-bali-resmi-mengudara-20251209

Bandara Notohadinegoro Bangkit, Rute Jember–Bali Resmi Mengudara

Kaliwates - Penerbangan perdana Wings Air dengan pesawat ATR 72-500/600 rute Jember–Bali pada Jumat (5/12/2025) mengukuhkan kembali posisi Bandara Notohadinegoro dalam jaringan udara nasional dan membuka akses Jember menuju dua pintu gerbang mobilitas utama, Jakarta dan Denpasar.

Peluncuran dilakukan oleh Bupati Jember Muhammad Fawait bersama Anggota DPR RI Rivqy Abdul Halim. Keduanya menekankan bahwa rute baru ini bukan sekadar penambahan layanan, melainkan langkah strategis yang mengubah peta pergerakan masyarakat Jember dan kawasan sekitarnya. Dengan adanya penerbangan langsung ke Bali dan sebelumnya ke Jakarta, Jember kini memasuki jaringan mobilitas yang sebelumnya belum pernah tercapai.

Hasil lobi yang intens antara Pemkab Jember, pemerintah pusat, dan maskapai nasional menghasilkan akses udara baru yang membuka peluang konektivitas internasional. Bali dianggap sebagai koridor strategis yang menghubungkan perdagangan, UMKM, pariwisata, hingga investasi.

Pihak maskapai menilai penerbangan Jember–Bali memiliki prospek ekonomi yang kuat. Wings Air mencatat pesawat berkapasitas 70 kursi itu terisi penuh pada penerbangan perdana, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Kondisi ini dipandang sebagai sinyal positif bahwa rute tersebut akan menjadi penggerak ekonomi Tapal Kuda, mencakup Jember, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, dan Probolinggo.

Maskapai menyampaikan kesiapan armada ATR 72 untuk melayani bandara-bandara dengan runway pendek seperti Notohadinegoro. Armada ini dianggap ideal karena efisien, cepat, dan mampu menopang konektivitas daerah tanpa mengorbankan aspek keselamatan penerbangan.

Di tingkat nasional, hadirnya rute Jember–Bali dipandang sebagai wujud perhatian pemerintah pusat terhadap percepatan pengembangan Jember. Dorongan peningkatan kapasitas bandara, termasuk usulan perpanjangan runway, mulai mengemuka agar bandara dapat mengakomodasi lebih banyak wisatawan dan rute lanjutan.

Dalam kurang dari satu tahun masa kepemimpinan Bupati Fawait, Bandara Notohadinegoro kembali aktif dan memasuki jaringan penerbangan nasional yang terkoneksi langsung dengan salah satu hub internasional tersibuk di Indonesia. Keberhasilan ini membuka peluang besar bagi daerah.

Rute Jember–Bali diproyeksikan memberikan sejumlah dampak strategis. Di antaranya, akses wisata internasional lebih cepat, memanfaatkan posisi Bali sebagai destinasi global. UMKM Jember lebih mudah menembus pasar ekspor, mengingat Bali menjadi pusat distribusi produk kreatif dan komoditas lokal. Dan, investasi lebih terbuka, karena Bali menjadi titik masuk favorit pebisnis mancanegara. Serta, mobilitas masyarakat meningkat, khususnya pelajar, pekerja kreatif, tenaga profesional, dan pelaku pariwisata.

Dengan peluncuran rute ini, Jember disebut memasuki era baru yang memperkuat perannya sebagai pusat ekonomi regional sekaligus menghidupkan kembali bandara yang sebelumnya sempat stagnan.

Galeri Foto