BANJIR MELANDA DAN MERUSAKKAN RUMAH WARGA KELURAHAN KEPATIHAN
- 16 Desember 2025
- Dibaca 410 Kali
Bagikan Via:
BANJIR MELANDA DAN MERUSAKKAN RUMAH WARGA KELURAHAN KEPATIHAN
Pada tanggal 16 Desember 2025, warga kelurahan kepatihan berduka, banyak warga yang terdampak banjir. Bencana banjir melanda warga Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Jember. Banjir yang disebabkan oleh hujan deras dan meluapnya sungai telah merendam ratusan rumah warga. Menurut data yang dihimpun, warga yang terdampak banjir berasal dari beberapa RW, yaitu RW 13 dengan 32 rumah, RW 14 dengan 3 rumah, RW 22 dengan 51 rumah dalam keadaan parah, dan RW 02 dengan 21 rumah, dengan rincian 7 rumah dalam keadaan parah, 10 rumah rusak sedang, 3 rumah jebol, 1 rumah longsor dan total seluruhnya ada 107 rumah yang terendam banjir. Warga Kelurahan Kepatihan sangat terkejut dan panik ketika banjir tiba-tiba melanda. Mereka berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. "Semoga bantuan segera datang, kami sangat membutuhkan bantuan," kata salah satu warga yang terdampak banjir. Lurah Kepatihan melalui Kasi PMKS telah menmdampingi dalam pembentukan posko bencana dan dapur umum serta mengaktifkan posko bantuan darurat kepada warga yang terdampak. "Kami akan terus memantau situasi dan memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan," kata Lurah Kepatihan, Awan Sugiarto,S.Sos,M.M.
Banjir ini juga telah menyebabkan kerusakan pada infrastruktur, seperti jalan dan jembatan. Lurah Kepatihan bersama BPBD telah menghimbau warga untuk berhati-hati dan waspada akan adanya banjir susulan. Bantuan dari pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu warga yang terdampak banjir. Semoga bencana ini segera berakhir dan warga dapat kembali ke rumah mereka dengan aman. banjir kali ini merupakan luapan Sungai Bedadung. dengan kejadian ini banyak rumah yang berdiri di sekitar sungai telah rusak, bahkan ada yang roboh oleh air yang bercampur lumpur tersebut. Banyak rumah yang terendam air dan lumpur, membuat warga kehilangan tempat tinggal bahkan harta benda pun ikut hanyut terbawa air. Hujan deras yang tidak berhenti mengguyur Jember beberapa hari terakhir telah menyebabkan debiut naik sehingga berdampak pada Sungai Bedadung meluap, membanjiri rumah-rumah warga di sekitarnya. Warga pun berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. "Semoga bantuan segera datang, kami sangat membutuhkan bantuan," kata salah satu warga yang terdampak banjir. sejak selasa pagi bantuan mulai datang. selain camat Kaliwates, Danramil Kaliwates, juga Hadir Sekda Jember dilokasi bencana sebagai wujud kepedulian pemerintah kabupaten Jember kepada Rakyatnya. Dinas Sosial Jember juga telah mengirimkan bantuan berupa kasur dan sembako kepada warga yang terdampak. "Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga yang terdampak banjir dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka," kata Kepala Dinas Sosial Jember. Warga yang terdampak banjir sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. "Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga pemerintah dan masyarakat dapat terus membantu kami," kata salah satu warga korban banjir.