Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Ampel Wuluhan, BPBD Jember Lakukan Penanganan Dini dan Salurkan Bantuan
- 14 Januari 2026
- Dibaca 568 Kali
Bagikan Via:
Banjir Rendam Puluhan Rumah di Desa Ampel Wuluhan, BPBD Jember Lakukan Penanganan Dini dan Salurkan Bantuan
Bencana banjir kembali melanda wilayah Kabupaten Jember, tepatnya di RT 02 dan RT 03 RW 25 Dusun Kepel, Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, akibat hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa jam. Peristiwa banjir ini terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026, mulai pukul 19.00 WIB, setelah sebelumnya hujan turun sejak pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB. Laporan kejadian diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Jember pada Selasa malam pukul 23.40 WIB, dan langsung ditindaklanjuti dengan penanganan di lapangan pada Rabu dini hari, 14 Januari 2026, sekitar pukul 03.30 WIB.
Berdasarkan hasil asesmen awal, banjir terjadi akibat meningkatnya debit air Kali Clutak yang tidak mampu menampung aliran air hujan. Kondisi ini diperparah dengan jebolnya tanggul di kawasan sabuk gunung yang sebelumnya terdampak banjir besar pada Januari 2025 dan hingga kini belum dilakukan perbaikan permanen. Akibatnya, air meluap ke pemukiman warga dengan ketinggian bervariasi antara 40 sentimeter hingga 1 meter, menggenangi akses jalan, halaman, dan sebagian rumah warga. Sebanyak 76 kepala keluarga terdata sebagai rumah terpapar banjir, sementara dua rumah warga dilaporkan terendam dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter.
Dua rumah yang terdampak langsung masing-masing milik Pak Parjo (40 tahun) dengan tiga jiwa dan Ibu Sumiatun dengan tiga jiwa. Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Sebagian besar rumah warga dinyatakan relatif aman karena memiliki pondasi yang cukup tinggi, meskipun genangan air masih terjadi di lingkungan sekitar. Namun demikian, terdapat dua rumah warga dengan pondasi rendah yang mengalami dampak paling signifikan akibat genangan air.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Jember bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan, koordinasi dengan perangkat desa, serta asesmen dampak banjir. Tim juga melakukan langkah-langkah pengamanan guna memastikan keselamatan warga. Selain itu, BPBD Kabupaten Jember menyalurkan bantuan logistik berupa dua paket sembako dari Provinsi kepada dua rumah warga yang terdampak langsung. Seluruh rangkaian kegiatan penanganan juga didokumentasikan sebagai bagian dari laporan resmi kebencanaan.
Hingga Rabu pagi, kondisi banjir masih menggenangi pemukiman warga, namun situasi secara umum dinyatakan kondusif dan terkendali. BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Selain itu, BPBD merekomendasikan kepada pihak Perhutani untuk segera melakukan perbaikan tanggul yang jebol di kawasan sabuk gunung, serta meminta pemerintah desa setempat untuk terus memantau perkembangan debit air dan kondisi warga. Penanganan banjir ini melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD Kabupaten Jember, perangkat desa, relawan Brandal Alas, RT/RW, dan masyarakat setempat, sebagai wujud sinergi dan gotong royong dalam menghadapi bencana.