Beasiswa Anak PMI dan Desa Migran Emas Resmi Diluncurkan di Jember, Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
- 14 Juni 2026
- Dibaca 40 Kali
Bagikan Via:
Beasiswa Anak PMI dan Desa Migran Emas Resmi Diluncurkan di Jember, Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
JEMBER, 14 JUNI 2026 – Komitmen pemerintah dalam memperkuat pelindungan dan pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali ditunjukkan melalui kegiatan Penyerahan Bantuan Beasiswa kepada Anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan Penetapan Desa Migran Emas yang dilaksanakan pada Minggu, 14 Juni 2026 di Kabupaten Jember.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Gerakan Nasional Migrasi Aman yang dihadiri oleh Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), siswa-siswi SMK, masyarakat umum, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat ekosistem pelindungan pekerja migran mulai dari tingkat desa hingga keluarga PMI. Selain memberikan penghargaan atas kontribusi para pekerja migran terhadap pembangunan ekonomi, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan kepada keluarga PMI, khususnya dalam bidang pendidikan.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, S.Pd., M.I.Kom, secara langsung menyerahkan bantuan beasiswa kepada anak-anak Pekerja Migran Indonesia yang berprestasi. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban pendidikan keluarga PMI sekaligus mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan.
Selain penyerahan beasiswa, kegiatan ini juga ditandai dengan penetapan Desa Migran Emas, sebuah program yang dirancang untuk memperkuat tata kelola migrasi yang aman, legal, dan produktif di tingkat desa. Desa Migran Emas diharapkan menjadi pusat informasi, edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan bagi calon pekerja migran, PMI aktif, purna PMI, serta keluarganya.
Program ini menjadi langkah strategis untuk mencegah praktik penempatan nonprosedural yang masih menjadi tantangan di sejumlah daerah. Melalui keterlibatan pemerintah desa, masyarakat akan memperoleh akses informasi yang lebih mudah terkait peluang kerja luar negeri, prosedur keberangkatan yang benar, hingga pelindungan hak-hak pekerja migran.
Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang telah memberikan perhatian besar kepada masyarakat Kabupaten Jember melalui berbagai program pelindungan dan pemberdayaan PMI.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Jember melalui penyerahan beasiswa bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia serta penetapan Desa Migran Emas. Ini merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk memberikan pelindungan dan masa depan yang lebih baik bagi pekerja migran beserta keluarganya," ujar Bupati Jember.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember akan terus mendukung program migrasi aman dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir. Selain memperoleh informasi terkait migrasi aman, masyarakat juga dapat memahami berbagai program pemerintah yang mendukung pelindungan dan pemberdayaan PMI.
Melalui penyerahan bantuan beasiswa dan penetapan Desa Migran Emas, diharapkan semakin banyak keluarga pekerja migran yang merasakan manfaat langsung dari program pemerintah. Langkah ini sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan migrasi yang aman, legal, dan bermartabat bagi masyarakat Kabupaten Jember serta Indonesia secara umum. (awh)