logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Kasiyan

Bersama Kita Bisa, "Turunkan AKI/AKB dan Stunting!"

  • 12 Maret 2026
  • Dibaca 238 Kali
Bagikan Via:
bersama-kita-bisa-turunkan-akiakb-dan-stunting-20260312

Bersama Kita Bisa, "Turunkan AKI/AKB dan Stunting!"

Wringintelu, Jember - Permasalahan AKI/AKB dan stunting adalah masalah di bidang kesehatan, namun untuk mengatasinya tidak hanya dari sektor kesehatan saja, dibutuhkan komitmen dan langkah nyata dari tenaga kesehatan, masyarakat dan pemerintah desa setempat. Hari ini, selepas kegiatan posyandu selesai, bidan dan perawat wilayah Desa Wringintelu bersama kader posyandu dan Ketua TP-PKK Desa bersama-sama melakukan kunjungan rumah pada Balita Stunting dan Ibu Hamil resiko tinggi di wilayah posyandu Lemuru 82 Dusun Pakem Desa Wringintelu Kecamatan Puger.

Pada hari ini, Ibu hamil dipastikan terus mendapatkan pematauan terkait tekanan darah, berat badan, tinggi badan, ukuran lingkar lengan atas (LILA) dan tinggi fundus uteri. Perawat dan bidan wilayah juga tidak lupa memberikan edukasi terkait tanda-tanda bahaya kehamilan dan persalinan yang aman juga disampaikan dalam kunjungan rumah kali ini. Dukungan dari keluarga khususnya suami sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan keselamatan ibu hamil. Pada saat istri sedang hamil, para suami diharapkan bisa menjadi SUAMI SIAGA. Suami SIAGA (Siap, Antar, Jaga) adalah konsep penting di mana suami terlibat aktif mendampingi istri, memastikan kesehatan fisik dan mental, serta membantu pekerjaan rumah selama hamil hingga melahirkan. Peran ini mencakup menemani periksa kandungan, mencukupi gizi istri, mengurangi stres, hingga mempersiapkan kebutuhan persalinan.

Balita Stunting adalah anak berusia dibawah lima tahun dengan kondisi kurang gizi kronis yang diukur berdasarkan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) serta termasuk pada kategori pendek dan sangat pendek. Pendampingan pemberian makanan tambahan yang tepat pada balita stunting akan sangat mendukung proses perbaikan tumbuh kembangnya. Pendampingan pada balita stunting yang sudah dilakukan berupa pemberian makanan tambahan (PMT) secara terus menerus serta melakukan pemantauan tinggi badan secara berkala terbukti efektif untuk perbaikan tumbuh kembang balita di wilayah UPTD. Puskesmas Kasiyan.

Galeri Foto