Bersatu dalam Tradisi, Siswa Mulai TK hingga SMA Argopuro Sukseskan Kirab Maulid Nabi dan Haul Pendiri
- 28 Agustus 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Bersatu dalam Tradisi, Siswa Mulai TK hingga SMA Argopuro Sukseskan Kirab Maulid Nabi dan Haul Pendiri
JEMBER, 28 AGUSTUS 2026 - Nuansa religius dan kebudayaan menyatu dalam kemeriahan kirab budaya yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Argopuro pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Ratusan siswa dari tingkat TK, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) Argopuro memadati jalan utama Kecamatan Panti untuk menyukseskan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Pendiri Yayasan Pendidikan Argopuro.
Sejak pagi, para peserta yang terdiri atas pelajar, guru, dan pengurus yayasan berkumpul mengenakan busana muslim putih. Suasana makin semarak dengan lantunan selawat yang diiringi musik rebana.
Puncak acara ditandai dengan kehadiran deretan ancak—gunungan hasil bumi dan aneka makanan yang dihias secara kreatif oleh para siswa dan warga setempat. Tradisi arak-arakan ancak ini menjadi simbol rasa syukur atas limpahan berkah sekaligus wujud penguatan kearifan lokal bagi generasi muda.
Kirab yang melintasi permukiman warga tersebut disambut antusias oleh masyarakat sekitar yang memadati tepi jalan. Acara ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan media pendidikan karakter bagi para siswa untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW serta mengenang jasa para pendiri yayasan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan di wilayah Panti.
Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., hadir langsung untuk menyaksikan sekaligus melepas kegiatan kirab tersebut. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara yang memadukan nilai keagamaan, sejarah, dan kebudayaan lokal ini.
"Saya pribadi dan atas nama Pemerintah Kecamatan Panti sangat bangga serta mengapresiasi kebersamaan seluruh keluarga besar Yayasan Pendidikan Argopuro. Kegiatan ini menunjukkan betapa kuatnya sinergi antara nilai keagamaan, penghormatan terhadap sejarah, dan pelestarian budaya lokal seperti tradisi ancak," ujar Hendra saat memberikan tanggapan di lokasi acara.
Ia menambahkan bahwa melihat semangat para siswa dari tingkat TK hingga SMA bersatu turun ke jalan dengan penuh sukacita merupakan momentum yang sangat menyejukkan. Lebih lanjut, Hendra menekankan pentingnya menjaga tradisi sebagai benteng moral dan identitas generasi muda di era modernisasi.
"Melalui momen Maulid Nabi dan Haul Pendiri Yayasan ini, kita tidak hanya mengajarkan siswa tentang literasi akademis, tetapi juga menanamkan rasa takzim kepada ulama dan pejuang pendidikan terdahulu. Tradisi membawa dan membagikan ancak adalah simbol kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial," lanjutnya.
Hendra berharap semangat persatuan ini terus dirawat oleh para siswa sebagai generasi penerus bangsa, khususnya di wilayah Kecamatan Panti.
Rangkaian acara kirab ditutup dengan doa bersama untuk para pendiri yayasan serta pembagian ancak kepada warga dan peserta. Seluruh kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kehangatan. (jha)