logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Bertahan di Tengah Kemarau, Warga Dusun Rowo Kecamatan Mayang Andalkan Distribusi Air Bersih

  • 16 Oktober 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
bertahan-di-tengah-kemarau-warga-dusun-rowo-kecamatan-mayang-andalkan-distribusi-air-bersih-20261016

Bertahan di Tengah Kemarau, Warga Dusun Rowo Kecamatan Mayang Andalkan Distribusi Air Bersih

JEMBER, 16 OKTOBER 2026 – Dampak musim kemarau masih dirasakan warga Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Sumur-sumur warga yang mengering memaksa masyarakat mencari sumber air hingga sekitar satu kilometer dari permukiman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan kembali menyalurkan bantuan air bersih pada Jumat, 16 Oktober 2026. Dalam distribusi ke-9 ini, sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan 80 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan.

Berdasarkan laporan BPBD Jember, warga terdampak tersebar di RT 02 RW 14 sebanyak 40 KK dan RT 01 RW 16 sebanyak 40 KK. Kondisi sumur yang mengering membuat masyarakat kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.

Situasi tersebut semakin menantang karena sumber air alternatif yang selama ini digunakan warga juga belum mampu menjamin ketersediaan air secara memadai. Masyarakat harus mendatangi sumber mata air di dekat sungai dengan jarak sekitar satu kilometer dari permukiman.

Di wilayah tersebut sebenarnya telah tersedia sumur bor milik Pondok Pesantren At Thohiriyah. Namun, debit air sumur bor itu dilaporkan turut mengalami penurunan sehingga belum mencukupi kebutuhan pondok pesantren sendiri, terlebih untuk membantu masyarakat sekitar.

Kondisi ini mendorong warga berharap adanya bantuan pemerintah agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB untuk melaksanakan pendampingan distribusi. Dalam kegiatan tersebut, Perumdam Tirta Pandalungan menyalurkan 5.000 liter air bersih ke tandon-tandon bantuan BPBD yang tersedia di lokasi.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Teguh Adi Prasetyo, menjadi narasumber dalam laporan kegiatan tersebut. Penanganan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kekeringan.

“Musim kemarau menyebabkan sumur-sumur warga di Dusun Rowo mengering, sehingga masyarakat harus mencari sumber air hingga sekitar satu kilometer dari permukiman. Melalui distribusi ke-9 ini, kami bersama Perumdam Tirta Pandalungan menyalurkan 5.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan 80 kepala keluarga yang terdampak. Kami merekomendasikan agar distribusi dilakukan setiap tiga hari sekali selama warga masih membutuhkan bantuan air bersih,” ujar Teguh.

Hingga 16 Oktober 2026, total air bersih yang telah didistribusikan ke lokasi tersebut mencapai 45.000 liter. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk menjaga ketersediaan air bagi warga terdampak.

BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter dilakukan setiap tiga hari sekali. Selain itu, koordinasi dengan dinas terkait perlu dilanjutkan guna mendorong penanganan yang lebih berkelanjutan terhadap persoalan kekurangan air bersih di wilayah tersebut.

Kegiatan distribusi berakhir pada pukul 13.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Perumdam Tirta Pandalungan, kepala dusun, ketua RT/RW, serta masyarakat setempat.

Penyaluran bantuan air bersih diharapkan dapat meringankan beban warga Dusun Rowo, Desa Mrawan, sembari menunggu langkah penanganan lanjutan agar masyarakat tidak terus bergantung pada distribusi air selama musim kemarau. (bob)

Galeri Foto