logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

Bimtek TIK PAUD 2026, Dorong Guru Ciptakan Konten Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi

  • 05 Agustus 2026
  • Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
bimtek-tik-paud-2026-dorong-guru-ciptakan-konten-pembelajaran-interaktif-berbasis-teknologi-20260806

Bimtek TIK PAUD 2026, Dorong Guru Ciptakan Konten Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi

JEMBER, 05 AGUSTUS 2026 – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jember terus mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan. Langkah ini diwujudkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pendidikan Tahun 2026 yang digelar di Aula Graha Wiyata Mandala, Jember, Rabu 05 Agustus 2026.

Mengusung tema “Sentuhan Jari Kreatif Guru PAUD melalui Konten Pembelajaran Interaktif”, kegiatan ini diikuti puluhan pendidik dari berbagai kecamatan. Agenda ini difokuskan untuk mengasah kemampuan guru dalam merancang media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan ramah anak.

Plt. Kepala Bidang PAUD Disdik Kabupaten Jember, Muhammad Ghozali, menegaskan bahwa adaptasi digital di dunia pendidikan kini menjadi kebutuhan mutlak, bukan sekadar gaya hidup.

"Guru PAUD adalah fondasi pendidikan anak. Lewat bimtek ini, kami mendorong pendidik memanfaatkan TIK secara bijak untuk menghasilkan konten yang menyenangkan. Teknologi tidak menggantikan peran guru, melainkan memperkaya pengalaman belajar anak," ujar Ghozali, saat membuka acara.

Ia menambahkan, Pemkab Jember berkomitmen menyediakan ruang peningkatan kompetensi secara berkelanjutan agar para guru tidak gagap menghadapi pesatnya perkembangan teknologi pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Disdik Jember menghadirkan dua narasumber dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur, yakni Setyo Rini dan Alief Habibiy. Keduanya membekali peserta dengan teknik penyusunan media interaktif serta strategi pembuatan konten edukatif berbasis visual.

Setyo Rini menyampaikan, peserta didik saat ini merupakan Generasi Alfa yang lahir dan tumbuh di era digital. Karena itu, pendekatan mengajar yang digunakan pun harus menyesuaikan zaman.

"Konten digital yang baik tidak hanya memikat secara visual, tetapi juga mampu memantik rasa ingin tahu, kreativitas, dan karakter anak. Kami ingin para guru semakin percaya diri merancang media digital secara mandiri," terang Setyo Rini.

Sementara itu, Alief Habibiy mengajak para guru untuk tidak ragu mengeksplorasi aplikasi digital yang ramah pengguna. Menurutnya, penguasaan TIK tidak menuntut guru menjadi ahli desain teknis.

"Yang terpenting adalah memahami tujuan pembelajaran, lalu manfaatkan aplikasi sederhana yang efektif. Kuncinya ada pada keberanian untuk mempraktikkannya langsung di kelas," tutur Alief.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi praktik pembuatan konten. Para guru tidak hanya menyerap teori, tetapi juga mendesain langsung media pembelajaran interaktif yang siap diterapkan di sekolah masing-masing.

Shopia Dwi Ayu, guru TK Pratiwi Rambipuji, mengaku mendapat dorongan semangat dan wawasan baru dari pelatihan ini.

"Materi mudah dipahami dan aplikatif. Saya jadi lebih percaya diri membuat media digital sederhana untuk anak-anak. Harapannya pelatihan seperti ini rutin digelar agar guru PAUD di Jember makin adaptif," kata Shopia.

Melalui sinergi antara Pemkab Jember, BBGTK Jawa Timur, dan para pendidik, Disdik Jember optimistis dapat mewujudkan ekosistem PAUD yang berkualitas, inovatif, dan siap menjawab tantangan pendidikan era digital. (hz)

Galeri Foto