Lewat Peta Cinta Gus Bupati, Warga Desa Tanggul Kulon Sakit Stroke Dilayani KTP-el di Rumah
- 09 Juli 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Lewat Peta Cinta Gus Bupati, Warga Desa Tanggul Kulon Sakit Stroke Dilayani KTP-el di Rumah
JEMBER, 09 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus berkomitmen memangkas birokrasi dan mendekatkan pelayanan publik langsung ke tengah masyarakat. Melalui program inovasi unggulan "Peta Cinta" (Pelayanan Tuntas Cetak KTP Elektronik di Kecamatan), warga kini dapat mengurus dan mencetak KTP-el tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Inovasi yang diinisiasi di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Muhammad Fawait, ini terbukti memberikan dampak nyata dalam menghemat waktu dan biaya transportasi, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pelosok. Program ini merupakan wujud konkret dari visi Pemkab Jember dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif dan inklusif.
Manfaat langsung dari program ini salah satunya dirasakan oleh Surtina (64), warga Dusun Teko'an, Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul. Surtina yang telah menderita stroke selama satu tahun terakhir sempat kesulitan mendapatkan hak identitasnya karena keterbatasan fisik untuk datang ke kantor pelayanan.
Merespons kondisi tersebut, tim Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember bersama perangkat desa setempat bergerak cepat. Petugas langsung menyambangi kediaman Surtina dengan membawa peralatan perekaman data portabel agar hak dasar sang warga dapat segera terpenuhi.
"Kami menerima laporan dari kepala dusun mengenai warga yang sakit dan belum memiliki KTP-el. Tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan perekaman di tempat. Dalam waktu empat hari kerja, KTP-el Ibu Surtina dipastikan selesai dicetak," ujar Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Tanggul, Agus Rakhmad, Kamis 09 Juli 2026.
Agus menjelaskan bahwa aksi jemput bola melalui program Peta Cinta ini sejalan dengan instruksi langsung Bupati Muhammad Fawait. Menurutnya, bupati selalu menekankan bahwa pelayanan publik harus proaktif dan tidak boleh membiarkan hak dasar warga tertunda akibat kendala birokrasi maupun fisik.
"Gus Bupati berpesan, Peta Cinta adalah bukti nyata bahwa pemerintah hadir hingga ke tingkat kecamatan. Kami juga mengimbau seluruh Ketua RT dan RW agar aktif mendata warga yang belum memiliki KTP-el untuk segera dilaporkan. Kami siap datang melayani," tegas Agus.
Layanan responsif ini mendatangkan rasa syukur mendalam bagi Surtina. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan apresiasinya atas kepedulian jajaran pemerintah daerah yang bersedia datang langsung ke rumahnya dengan pelayanan yang ramah.
"Terima kasih Bapak Bupati Gus Fawait dan para petugas. Semoga setelah memiliki KTP-el ini, saya bisa segera mengakses program pengobatan gratis dari Pemkab Jember," tutur Surtina penuh harap.
Sejak resmi diluncurkan oleh Dispendukcapil Jember pada 05 Januari 2026, program Peta Cinta terus diakselerasi di berbagai kecamatan. Langkah ini diharapkan dapat menuntaskan target cakupan kepemilikan administrasi kependudukan di seluruh wilayah Kabupaten Jember. (psn)