logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Rambipuji

BLT Dana Desa Pecoro Cair, 15 Warga Miskin Ekstrem Terima Rp900 Ribu

  • 17 September 2026
  • Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
blt-dana-desa-pecoro-cair-15-warga-miskin-ekstrem-terima-rp900-ribu-20260917

BLT Dana Desa Pecoro Cair, 15 Warga Miskin Ekstrem Terima Rp900 Ribu

JEMBER, 17 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Pendopo Desa Pecoro.

BLT DD yang disalurkan merupakan bantuan untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Sebanyak 15 orang penerima manfaat mendapatkan bantuan dengan nilai masing-masing Rp900 ribu, atau Rp300 ribu setiap bulan selama tiga bulan.

Penyaluran bantuan ini menjadi salah satu bentuk perhatian Pemerintah Desa Pecoro terhadap masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi paling rentan. Pemerintah desa memastikan bantuan diberikan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kepala Desa Pecoro, M. Shobir, menyampaikan bahwa 15 penerima BLT DD tersebut merupakan warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Sebagian besar penerima merupakan perempuan berstatus janda yang menjalani kehidupan seorang diri dan tidak tinggal bersama sanak saudara.

Menurut Shobir, kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting dalam proses penentuan penerima bantuan. Pemerintah desa tidak ingin bantuan yang bersumber dari Dana Desa justru diberikan kepada warga yang secara ekonomi masih tergolong mampu.

“Penerima ini betul-betul warga miskin ekstrem. Kebanyakan berstatus janda dan hidup sendiri tanpa bersama sanak saudara,” ujar M. Shobir.

Ia menjelaskan, penetapan penerima BLT DD tidak dilakukan secara sembarangan. Sebelum bantuan dicairkan, pemerintah desa bersama unsur masyarakat melakukan proses verifikasi dan penyaringan sejak tahap awal.

Proses tersebut melibatkan RT, RW, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat. Mereka bersama-sama melakukan pendataan dan memastikan kondisi sosial ekonomi calon penerima sebelum akhirnya ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Pelibatan berbagai unsur masyarakat tersebut dinilai penting untuk menjaga agar penyaluran BLT DD berjalan transparan dan tepat sasaran. Dengan adanya verifikasi berjenjang, kondisi warga dapat diketahui secara lebih objektif berdasarkan keadaan di lapangan.

Shobir menegaskan bahwa pemerintah desa berupaya agar Dana Desa yang dialokasikan untuk BLT benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan. Bukan sekadar memenuhi administrasi penyaluran, tetapi juga memastikan bantuan memberikan manfaat nyata bagi penerima.

“Dari awal sudah dilakukan verifikasi oleh RT, RW, BPD bersama tokoh masyarakat. Penerima benar-benar disaring dan dipastikan memang layak secara ekonomi,” jelasnya.

Bagi penerima, bantuan sebesar Rp900 ribu tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga, terutama di tengah berbagai kebutuhan hidup yang harus dipenuhi setiap hari.

Meski jumlah penerima tidak banyak, Pemerintah Desa Pecoro menilai ketepatan sasaran jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar jumlah penerima. Prinsip tersebut menjadi perhatian agar program BLT DD tidak kehilangan tujuan utamanya sebagai jaring pengaman bagi masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi paling berat.

Sementara itu, Camat Rambipuji Prima Kusuma Dewi memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Desa Pecoro dalam melakukan penyaringan penerima BLT DD secara hati-hati.

Menurutnya, program bantuan yang bersumber dari Dana Desa memiliki peran penting dalam membantu masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan.

Prima menilai proses verifikasi yang melibatkan unsur pemerintahan desa dan masyarakat merupakan langkah positif untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang memang membutuhkan.

Ia mengapresiasi Pemerintah Desa Pecoro yang telah mengatur mekanisme penyaluran sedemikian rupa sehingga bantuan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.

“Dalam rangka menekan angka kemiskinan, kami mengapresiasi apa yang dilakukan Pemerintah Desa Pecoro dengan melakukan penyaringan dan mengatur sedemikian rupa agar bantuan tepat sasaran,” kata Prima. (sai)

Galeri Foto