BPBD Dampingi PLN Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK Terdampak Kekeringan di Kalisat
- 30 Oktober 2026
- Dibaca 41 Kali
Bagikan Via:
BPBD Dampingi PLN Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK Terdampak Kekeringan di Kalisat
JEMBER, 30 OKTOBER 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mendampingi PT PLN dalam penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di RT 01/RW 06, Dusun Kasengan, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, Jember, Jawa Timur, Jumat 30 Oktober 2026.
Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi air bersih tepat sasaran sekaligus membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat dampak kekeringan.
Agen BPBD Jawa Timur yang ditugaskan di BPBD Kabupaten Jember, Andika Gayu Prasetyo, mengatakan distribusi air bersih oleh PLN kali ini merupakan penyaluran kelima di wilayah tersebut. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan dan ditampung pada sejumlah tandon yang telah tersedia di lokasi.
“BPBD melakukan pendampingan terhadap distribusi air bersih yang dilakukan PLN. Bantuan sebanyak 5.000 liter disalurkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak kekeringan,” kata Andika, Jumat.
Menurut dia, bantuan tersebut menyasar warga RT 01/RW 06 Dusun Kasengan yang berjumlah sekitar 85 kepala keluarga (KK). Penyaluran dilakukan berdasarkan laporan warga serta hasil asesmen BPBD yang sebelumnya dilakukan pada 12 Oktober 2026.
Hasil asesmen tersebut merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara berkala setiap empat hari sekali dengan kapasitas sekitar 5.000 liter untuk setiap penyaluran.
Tim BPBD bersama unsur terkait berangkat menuju lokasi sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah itu, tim melakukan pendampingan selama proses distribusi air, memberikan edukasi kepada warga, serta memastikan bantuan dapat diterima dan dimanfaatkan masyarakat.
“Selain pendampingan distribusi, kami juga memberikan edukasi kepada warga terdampak agar bantuan air yang diterima dapat dikelola sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Andika.
Ia menambahkan, hingga Jumat, 30 Oktober 2026, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan di lokasi tersebut mencapai 25.000 liter. Selain air bersih, terdapat empat unit tandon yang digunakan untuk mendukung penampungan bantuan air bagi masyarakat.
Kekeringan di wilayah tersebut sebelumnya dilaporkan melalui layanan Wadul Gus e ID. Laporan dengan nomor Q 2809261728459 disampaikan oleh Ummamah Nurul Hati, warga setempat, yang mengajukan permohonan bantuan air bersih.
BPBD bersama PLN, pemerintah desa, perangkat RT/RW, dan warga kemudian berkoordinasi untuk memastikan penanganan kebutuhan air berjalan secara berkelanjutan.
BPBD merekomendasikan agar distribusi bantuan air bersih tetap dilakukan setiap empat hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter. Penanganan lanjutan juga akan dikoordinasikan dengan perangkat daerah terkait untuk mendukung pemulihan kondisi masyarakat terdampak.
“Untuk sementara, distribusi air bersih perlu diteruskan secara berkala karena kebutuhan warga masih ada. Kami juga meneruskan hasil penanganan kepada dinas terkait untuk langkah berikutnya,” kata Andika.
Kegiatan distribusi dan pendampingan tersebut selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Selama pelaksanaan, tidak ditemukan kendala berarti. (tgh)