logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Bekali RT/RW Sumbersari Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

  • 07 Oktober 2026
  • Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-bekali-rtrw-sumbersari-hadapi-ancaman-bencana-hidrometeorologi-20261007

BPBD Jember Bekali RT/RW Sumbersari Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

JEMBER – Menghadapi perubahan musim yang berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan sejak dini.

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan peningkatan kesiapsiagaan dan peran RT/RW se-Kelurahan Sumbersari yang digelar di Pendopo Kelurahan Sumbersari, Selasa (6/10/2026) malam.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember memberikan edukasi kepada para ketua RT dan RW mengenai langkah-langkah yang perlu dilakukan masyarakat dalam menghadapi musim kemarau maupun musim penghujan.

Kegiatan ini digelar atas permohonan Kelurahan Sumbersari untuk menghadirkan narasumber dalam memberikan materi terkait kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan musim. Pelaksanaan kegiatan juga merupakan bagian dari instruksi Kepala BPBD Kabupaten Jember.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Jember, Zughrinada Wahyudi Hidayat, S.T., M.Si., menjadi narasumber utama dalam penyampaian materi kebencanaan.

Dalam pemaparannya, BPBD menekankan bahwa RT dan RW memiliki posisi strategis sebagai pemimpin di tingkat lingkungan. Mereka dinilai menjadi pihak yang paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki peran penting ketika terjadi musibah maupun bencana.

“RT dan RW harus menjadi leader di wilayah masing-masing. Ketika terjadi musibah atau bencana, mereka harus mampu memberikan respons awal dan segera menyampaikan informasi kepada pihak terkait,” menjadi salah satu penekanan dalam materi BPBD.

Selain itu, masyarakat juga didorong untuk tidak hanya bergerak ketika bencana telah terjadi. Mitigasi harus dilakukan sejak sebelum memasuki musim hidrometeorologi.

Keltana bersama RT dan RW se-Kelurahan Sumbersari diharapkan dapat melakukan pemetaan dan mitigasi terhadap potensi ancaman di wilayah masing-masing. Langkah tersebut penting untuk mengetahui titik-titik rawan sekaligus menyiapkan tindakan yang diperlukan sebelum bencana terjadi.

BPBD juga menekankan pentingnya kemampuan RT dan RW dalam membuat laporan serta merespons kejadian di lingkungan secara cepat. Informasi awal yang akurat dan cepat dinilai dapat membantu proses penanganan bencana menjadi lebih efektif.

Tak hanya masyarakat dan pemerintah, unsur lain di wilayah Sumbersari juga didorong ikut mengambil peran. Para pengusaha dan akademisi yang berada di wilayah Kelurahan Sumbersari diharapkan dapat mendukung kegiatan Keltana, baik pada tahap pra bencana, saat bencana, maupun pascabencana.

“Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam membangun ketangguhan wilayah,” demikian semangat yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan diawali dengan kedatangan tim BPBD di lokasi sekitar pukul 18.30 WIB. Acara kemudian dimulai pada pukul 19.30 WIB dengan rangkaian pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Tangguh, sambutan Lurah Sumbersari, sosialisasi dari Polsek Sumbersari, serta dilanjutkan dengan pemberian materi kebencanaan oleh BPBD Kabupaten Jember.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan terkendali. Selain BPBD Jember dan Kelurahan Sumbersari, kegiatan tersebut melibatkan RT/RW se-Kelurahan Sumbersari, akademisi, serta para pengusaha.

Melalui kegiatan tersebut, BPBD Jember berharap kesiapsiagaan masyarakat dapat terus diperkuat, khususnya di tingkat lingkungan. Dengan mitigasi yang dilakukan sejak dini dan sistem pelaporan yang cepat, masyarakat diharapkan mampu mengurangi risiko serta dampak yang ditimbulkan oleh bencana akibat perubahan musim. (bob)

Galeri Foto