logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Dampingi Pengecekan EWS dan Rambu Kebencanaan, Sistem Peringatan Dini Banjir dan Tsunami Dipastikan Berfungsi

  • 06 Maret 2026
  • Dibaca 260 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-dampingi-pengecekan-ews-dan-rambu-kebencanaan-sistem-peringatan-dini-banjir-dan-tsunami-dipastikan-berfungsi-20260306

BPBD Jember Dampingi Pengecekan EWS dan Rambu Kebencanaan, Sistem Peringatan Dini Banjir dan Tsunami Dipastikan Berfungsi

BPBD Kabupaten Jember melakukan pendampingan kegiatan pengecekan Early Warning System (EWS) serta rambu kebencanaan milik BPBD Provinsi Jawa Timur pada Selasa hingga Rabu, 3–4 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik rawan bencana di Kabupaten Jember, yaitu Kecamatan Sukorambi, Tempurejo, dan Puger. Pendampingan tersebut dilakukan berdasarkan Surat BPBD Provinsi Jawa Timur Nomor: 300.2.3/625/208.2/2026 tentang pemeliharaan sistem peringatan dini. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh perangkat sistem peringatan dini bencana tetap berfungsi dengan baik guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana.

Pada hari pertama, Selasa (3/3/2026), tim melakukan pengecekan EWS banjir yang berada di Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi. Tim yang terdiri dari BPBD Kabupaten Jember, BPBD Provinsi Jawa Timur, serta pemerintah desa setempat berangkat menuju lokasi pada pukul 08.30 WIB dan tiba sekitar pukul 09.30 WIB. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa perangkat EWS banjir masih dalam kondisi lengkap dan terpasang dengan baik. Namun demikian, alat tersebut tidak dapat berfungsi saat diuji, dan panel sistem diketahui dalam kondisi terkunci sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut.

Pada hari kedua, Rabu (4/3/2026), tim kembali melakukan pengecekan sekaligus perbaikan pada perangkat EWS banjir di Desa Klungkung. Setelah dilakukan penanganan oleh tim teknis, alat EWS tersebut berhasil diperbaiki dan kembali berfungsi secara normal. Selain itu, tim juga melakukan pengecekan rambu kebencanaan yang telah dipasang pada tahun 2025 di Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa rambu-rambu tersebut masih terpasang dengan baik dan dapat berfungsi sebagai sarana informasi serta mitigasi bencana bagi masyarakat setempat.

Selanjutnya, tim melanjutkan pengecekan pada dua unit EWS tsunami yang berada di Desa Puger Wetan, tepatnya di Pos TNI AL TPI Puger, serta di Dusun Getem, Desa Mojomulyo (Pantai Cemara), Kecamatan Puger. Dalam kegiatan tersebut, unsur yang terlibat antara lain BPBD Kabupaten Jember, BPBD Provinsi Jawa Timur, Pos TNI AL Puger, pemerintah desa setempat, relawan Pantai Cemara, serta masyarakat sekitar. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kedua unit EWS tsunami dalam kondisi baik dan dapat berfungsi secara normal saat dilakukan uji coba. Kegiatan pengecekan dan pengujian ini selesai sekitar pukul 15.00 WIB dan tim kemudian kembali ke Markas Komando (Mako) BPBD.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, tim memberikan beberapa rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas sistem peringatan dini. Salah satunya adalah perlunya evaluasi terhadap kapasitas sistem drainase, termasuk gorong-gorong di wilayah sekitar Dusun Gendir, agar mampu menampung debit air puncak saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Selain itu, tim juga merekomendasikan relokasi box panel dan speaker pada EWS tsunami di Desa Mojomulyo ke bagian belakang rumah warga setempat guna meningkatkan keamanan perangkat sekaligus mempermudah pengoperasian ketika diperlukan. Dengan adanya pengecekan dan pemeliharaan secara berkala ini, diharapkan sistem peringatan dini bencana di Kabupaten Jember dapat terus berfungsi optimal dalam melindungi masyarakat dari potensi risiko bencana.

Galeri Foto